China Rekrut Anak Berbakat Untuk Mengembangkan Senjata Berbasis AI

Pengembangan senjata ternyata tidak mau ketinggalan zaman, dan mulai menggunakan AI sebagai amunisinya.

China Rekrut Anak Berbakat Untuk Mengembangkan Senjata Berbasis AI
ist
Persenjataan berbasis AI menjadi masa depan perang. 

TRIBUNBATAM.id - Pengembangan senjata ternyata tidak mau ketinggalan zaman, dan mulai menggunakan Artificial Intelligence (AI) sebagai amunisinya.

Hal inilah yang dilakukan oleh negara China, dengan adanya usaha untuk merekrut anak-anak pintar dan berbakat guna mengembangkan senjata berbasis AI tersebut.

Apakah nantinya dunia yang mirip seperti film Terminator, dan perang yang dijalankan oleh senjata yang mampu berpikir sendiri akan jadi kenyataan?

Tentu saja semua itu saat ini masih berada di dalam ranah rekaan dan khayalan pembuat film sains fiksi di Hollywood.

Namun yang terjadi sekarang adalah telah direkrutnya anak terpintar dari SMA di China, dengan usia 18 tahun ke bawah.

Menurut laporan dari media lokal, ada 27 orang anak lelaki dan 4 orang anak perempuan telah terpilih ke dalam program eksperimental selama 4 tahun.

Tujuan dari program eksperimental tersebut adalah untuk membangun dan mengembangkan sistem persenjataan yang pintar alias AI.

Baca: Emoji WhatsApp Ini Sering Disalahartikan, Apa Aja Nih, Yuk Cek

Baca: Berita Persib - Jangan Kalah Lagi, Mario Gomez Minta Persib Bandung Menang di 4 Laga Terakhir

Baca: Gegerkan Keluarga, Jasad Pria 95 Tahun Ini Bangun ketika Dimandikan. Begini Kejadiannya

Selama empat tahun ke depan, semua anak tersebut akan terlibat di dalam pengembangan yang dilakukan di Beijing Institute of Technology (BIT).

Menurut pernyataan yang dikeluarkan dari sekolah yang terlibat, 31 orang anak tersebut adalah yang terbaik dari sekitar 5000 orang kandidat.

Jadi bisa dibayangkan betapa pintarnya anak yang terpilih tersebut, dan apa yang bisa mereka sumbangkan untuk pengembangan persenjataan jenis baru tersebut.

Sedangkan untuk BIT sendiri, institut pendidikan tersebut memang sudah terkenal sebagai lembaga pengembangan dan riset persenjataan terbaik di China.

Adanya pengembangan jenis senjata berbasis AI tersebut berasal dari kompetisi antara China dan Amerika, serta negara maju lain untuk mengaplikasikan AI ke dalam senjata.

Beberapa contoh yang telah diajukan untuk aplikasi tersebut antara lain adalah kapal selam nuklir yang mampu berpikir dan belajar sendiri, serta robot mikroskopik yang bisa menyusup ke dalam urat nadi dan darah manusia.

Seperti apa nantinya persenjataan generasi berikutnya ini terhadap bentuk perang di masa depan, hanya waktu yang bisa memperlihatkan efeknya.(*)

Editor: Rio Batubara
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved