Gunakan Senjata Buatan Pindad, Polisi Temukan Fakta Baru Penangkapan Komplotan Bandit di Tangsel

Polisi menemukan fakta baru terkait penangkapan komplotan bandit asal Lampung yang diringkus Polres Tangsel.

Gunakan Senjata Buatan Pindad, Polisi Temukan Fakta Baru Penangkapan Komplotan Bandit di Tangsel
WARTAKOTA
Senjata api yang dipakai pelaku berjenis FN buatan Pindad sekitar tahun 1990. 

TRIBUNBATAM.id - Polisi menemukan fakta baru terkait penangkapan komplotan bandit asal Lampung yang diringkus Polres Tangsel.

Komplotan tersebut diketahui menggunakan pistol berjenis FN buatan Pindad.

Kasat Reskrim Polres Tangsel, AKP Alexander Yurikho mengatakan, pistol tersebut didapatkan dari pasar gelap di Lampung.

"Pistol didapatkan dari teman pelaku di Sumatera sana," ungkap Alexander, Selasa (13/11/2018).

Alexander menjelaskan, pistol tersebut berjenis FN yang dibuat sekitar tahun 1990.

Baca: Pembunuhan Satu Keluarga di Bekasi, 2 Mobil Raib, Ada Saksi Lihat Mobil Ngebut Keluar Rumah Korban

Baca: Mantan Istri Ahok Nonton Film A Man Called Ahok, Lihat Penampilannya Veronica Tan Sekarang

Baca: Sehari Sebelum Dibunuh, Sarah Boru Nainggolan Minta Maaf pada Orangtuanya Lewat Surat. Begini Isinya

Baca: Pembunuhan Satu Keluarga di Bekasi, Ahli Forensik Sebut Kedua Anak Dihabisi Pakai Tangan Kosong

"Ini pistol lama, tapi dimodif sendiri sehingga berfungsi lagi," ujarnya.

Nomor seri dari senjata api tersebut pun sudah dihapus oleh para pelaku sehingga tidak memiliki identitas.

Diberitakan sebelumnya, pistol tersebut dipakai belaku bernama Hendra (30) untuk menembak Jamal Putra (30) di Curug, Kabupaten Tangerang tanggal 30 Oktober lalu.

Jamal pun meregang nyawa setelah dua timah panas bersarang di tubuhnya akibat memberikan perlawanan saat handphonenya akan dirampas Hendra.

Saat akan dibekuk Satreskrim Polres Tangsel, Hendra yang mencoba melawan petugas harus ditindak tegas sehingga meninggal dunia.

Polisi yang melakukan pengembangan pun mendapatkan tujuh pelaku lainnya yang diduga sering beraksi melakukan perampasan di wilayah Tangerang Raya. (*)

Editor: Tri Indaryani
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved