ANAMBAS TERKINI

Sempat Dirawat, Satu dari 3 Nelayan Anambas yang Sempat Hilang Itu Meninggal Dunia Rabu Dinihari

Saleh yang lahir pada 17 Juli 1996 ini, menghembuskan nafas terahir di Rumah Sakit Lapangan (RSL) Palmatak pada Rabu (14/11/2018)

Sempat Dirawat, Satu dari 3 Nelayan Anambas yang Sempat Hilang Itu Meninggal Dunia Rabu Dinihari
303magazine
ilustrasi mayat 

TRIBUNBATAM.id, ANAMBAS - ‎Saleh Bin Yasa'a satu dari tiga orang nelayan Desa Putik Kecamatan Palmatak yang sebelumnya sempat hilang saat melaut, dikabarkan meninggal dunia.

Saleh yang lahir pada 17 Juli 1996 ini, menghembuskan nafas terahir di Rumah Sakit Lapangan (RSL) Palmatak pada Rabu (14/11) pada pukul 00.30 WIB.

Kabar meninggalnya nelayan ini, dibenarkan Ami, Ketua Nelayan Desa Putik.

Baca: Wali Kota Minta Garuda Tambah Frekuensi Penerbangan ke Tanjungpinang, Begini Jawaban GM Garuda

Baca: Nyaris Lolos Seleksi di PT Patlite, Yuni Kecewa Setelah Gagal Akibat Faktor Ini

Baca: Ramalan Zodiak Rabu 14 November 2018 - Cancer, Hari Ini Sepertinya Dalam Kondisi Tidak Fit

Baca: Jadwal & Klasemen Babak 8 Besar Liga 2: Hari Ini PS Mojokerto Putera vs Semen Padang, Live TV One

Saleh sempat dirawat di RSL Palmatak untuk mendapat pertolongan medis selama dua hari setelah ditemukan Minggu (11/11/2018) .

"Iya, Bang. Ini baru siap dikebumikan," ujarnya saat menghubungi melalui sambungan seluler Rabu (14/11/2018)‎.

Ia menjelaskan, ketiga orang korban ini ditemukan oleh kapal pukat mayang dalam keadaan mengapung dilaut sekitar utara perairan Letung Minggu (11/11) sekitar pukul 09.00 WIB.

Saat ditemukan, mereka bergantung pada bilah Bambu yang kebetulan mereka temukan saat mengapung di laut.

"Mereka mengapung lebih kurang selama empat hari sampai akhirnya ditemukan dan diselamatkan," ungkapnya.

Dari penuturan korban selamat juga diketahui, kalau kapal yang mereka gunakan untuk melaut ditabrak oleh kapal tanker di perairan lepas pantai dekat platform migas. Saat ini, kapal tersebut sudah ditarik dan berada di Desa Putik.

"Dari kerusakan kapalny bagian lambung bawah‎ yang kena. Mereka memancing di perairan jauh sana di platform. Untuk posisi kapal, saat ini sudah berada di Desa Putik," bebernya.

Ia pun mengatakan kalau dua orang korban selamat yakni Supardi (48) dan Rasidi (40) sudah pulang ke rumah mereka masing-masing setelah mendapat perawatan di RSL Palmatak.

Seperti diketahui, tiga orang nelayan ini diketahui berangkat melaut pada Sabtu (3/11).

Kapal yang merea bawa sempat hilang kontak pada Kamis (8/11), sampai akhirnya ditemukan terombang ambing di laut.

"Dua orang nelayan lainnya yang sempat menjadi korban sudah pulang ke rumah mereka Senin (13/11) kemarin," katanya.(tyn)

Penulis: Septyan Mulia Rohman
Editor: nandrson
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved