Sidang Hari Ini, Dorkas Lominori Akan Berhadapan dengan Kesaksian Korban

Terdakwa kasus dugaan penipuan Dorkas Lominori dijadwalkan akan disidangkan Rabu (14/11/2018) pagi ini

Sidang Hari Ini, Dorkas Lominori Akan Berhadapan dengan Kesaksian Korban
tribunbatam/leo halawa
Suasana sidang praperadilan Dorkas kepada Polresta Barelang di PN Batam, Selasa (4/9/2018) 

TRIBUNBATAM.id, BATAM – Terdakwa kasus dugaan penipuan Dorkas Lominori dijadwalkan akan disidangkan di Pengadilan Negeri Batam, Rabu (14/11/2018) pagi ini.

Sesuai dengan jadwal sidang ini diagendakan terkait pemeriksaan saksi.

“Jadi yang mulia, saksi korban Hartono sudah kami hubungi, namun berhalangan. Jadi kami jadwalkan kembali Rabu (hari ini) untuk agenda pemeriksaannya,” kata JPU Frihesti Putri Gina pada sidang sebelumnya, Senin (12/11/2018) lalu.

Baca: Pernah Dilempar Pakai Uang, Wanita yang Lahir Tanpa Tangan di Tanjungpinang Ini Buat Hal Menakjubkan

Baca: Tak Sanggup Bayar Upah Tinggi, Sudah 21 Perusahaan Pilih Hengkang dan PHK Puluhan Ribu Karyawan

Baca: HONGKONG OPEN 2018 - Link Live Streaming dan Daftar 12 Wakil Indonesia yang Tampil Hari Ini

Ketua Mejelis Hakim Yona Lamerossa Ketaren  dengan dua hakim anggota Taufik Nainggolan dan Rozza El Afrina setelah mendengarkan alasan itu, menerima.

Demikian juga, panasihat hukum terdakwa Kaspol Jihad, Heti Odor Manik,  Zevrijn Boy Kanu dan dua lainnya menerima alasan JPU.

Pada sidang Seni dua hari lalu, Dorkas sempat meminta kepada hakim untuk pulang ke rumah.

Dengan alasan, untuk mengambil berkas penting yang ia simpan. Sebab, ketiga anaknya sudah mencari di tiga tempat, tapi tidak ketemu.

“Izinkan saya pulang majelis, satu jam saja. Dikawal pun tidak masalah. Surat itu sudah dicari anak saya, tapi tidak ketemu. Saya mau cari sendiri. Karena seingat saya, ada tiga tempat saya taruh,’’ pinta Dorkas.

Mendengar permintaan Dorkas, Hakim terlihat hening sejenak. Mereka mengatakan, kalau hal tersebut tidak diatur oleh KUHAP dan juga tidak terdapat pada prosedur.

“Untuk hal ini kami tak mau ambil resiko terdakwa. Terdakwa kan tahanan jaksa. Kami akan runding dulu. Apakah jaksa membolehkan atau tidak. Karena secara prosedur, dan berdasakan KUHAP nggak ada itu. Jadi kami runding dulu yah,” jawab hakim.

Sebelumnya, Dorkas diamankan Satreskrim Polresta Barelang beberapa waktu lalu, atas laporan korban Hartono. 

Dorkas diduga telah melakukan tindak penipuan uang pembelian tanah kepada Hartono yang nilainya ratusan juta rupiah. 

Atas penangkan itu, Dorkas sempat tidak menerima. Beberapa waktu lalu juga sebelum persidangan ini, karena merasa tidak bersalah melakukan upaya praperadilan.

Hanya saja, seluruh permohonan Dorkas ditolak majelis hakim tunggal Reni Pitua Ambarita. 

Sidangnya tetap dilanjutkan. Atas kejadian ini Dorkas diancam dengan pasal 378 KUHPidana atau 372 KUHPidana dengan ancaman hukuman empat tahun penjara.(leo)

Penulis: Leo Halawa
Editor: nandrson
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved