BATAM TERKNI

Gaji Juru Parkir Belum Diterapkan, Dishub Kota Batam Masih Tunggu Hasil Survei

Rustam menyebutkan Dishub Kota Batam memaparkan ada tim yang survei penghasilan parkir dari tiap titik di Kota Batam.

Gaji Juru Parkir Belum Diterapkan, Dishub Kota Batam Masih Tunggu Hasil Survei
tribunbatam/argianto
Sorang juru parkir tengah mengatur kendaraan di Batam, 

TRIBUNBATAM. id, BATAM-Belum menerapkan sistem memberi gaji terhadap juru parkir, Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Batam Rustam Efendi mengaku hanya mengambil berdasarkan data survei.

Kadishub Kota Batam, Rustam Efendi mengakui Dishub belum memaksimalkan penerapan retribusi titik parkir dikarenakan belum melakukan pembayaran gaji kepada juru parkir.

"Belum semaksimal mungkin karena kita belum menerapkan sistem gaji untuk juru parkir," ungkapnya.

Rustam menyebutkan Dishub Kota Batam memaparkan ada tim yang survei penghasilan parkir dari tiap titik di Kota Batam.

Baca: Video. Hujan Deras Disertai Angin Kencang, Pohon Tumbang Timpa Kabel Listrik di Sekupang

Baca: LIVE STREAMING Ceramah KH Ma’aruf Amin dalam Acara Ngaji Bareng Kyai di Mega Legenda, Batam

Baca: Antrean Panjang Kendaraan Dapatkan Solar Subsidi, Polisi dan Pertamina Langsung Turun ke SPBU

"Kita anggaplah di satu titik, misalnya hasil survei satu titik itu penghasilannya Rp 200 ribu, kita gak bisa kasih tiket sebanyak nominal Rp 200 ribu tersebut. Kita hanya bisa kasih tiket sebanyak nominal Rp 100 ribu. Kemudian kita minta ganti uang sebesar Rp 100 ribu, untuk tiket itu wajib," jelasnya.

Kemudian sisa penghasilan yang didapat diperuntukkan juru parkir, setelah mengganti besaran jumlah nominal tiket yang diberikan kepada juru parkir tersebut.

"Sisanya untuk gaji dia. Dan hal-hal yang seperti ini belum dipahami masyarakat dan semua kita belum mengerti, karena kita belum bisa menjalankan sistem penggajian," pungkasnya.

Untuk penerapan sistem penggajian sendiri, rustam mengaku khawatir akan rentannya terjadi kebocoran.

"Kalau sistem penggajian pun saya takut kebocoran juga, karena namanya mengambil uang secara langsung. Kita tidak bisa mengetahuinya," tutupnya.(drs)

Penulis:
Editor: Zabur Anjasfianto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved