Jumlah Penderita HIV/AIDS di Blitar Melonjak, Kebanyakan Ibu Rumah Tangga

Menurut Diknes, penderita HIV/AIDS di Kabupaten Blitar yang malu untuk memeriksakan dirinya diperkirakan tak kalah banyak.

Jumlah Penderita HIV/AIDS di Blitar Melonjak, Kebanyakan Ibu Rumah Tangga
KOMPAS.com
Vt (kanan) ibu rumah tangan positif HIV di Bengkulu, karena menular dari suami 

TRIBUNBATAM.id - Jumlah penderita HIV/AID di Kabupaten Blitar ternyata cukup memprihatinkan.

Dikutip dari tribunnews.com, Selasa (13/11/2018), Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Blitar, rata-rata melakukan pengobatan sebanyak 15 orang penderita HIV/AIDS.

Itu tak hanya pasien lama, namun juga baru.

Anda mungkin beranggapan angka 15 itu kecil. Namun jumah tersebut didapat karena si penderita mau berobat.

Bagaimana dengan yang tidak atau bahkan yang tidak tahu? Sangat banyak!

Sebab, menurut Diknes, penderita HIV/AIDS di Kabupaten Blitar yang malu untuk memeriksakan dirinya diperkirakan tak kalah banyak.

Baca: Apa Itu Kartu Nikah yang Diluncurkan Kementerian Agama? Simak Penjelasannya Disini

Baca: Hotman Paris Ingin Ketemu Baiq Nuril, Korban Pelecehan yang Terancam Penjara dan Denda Rp 500 Juta

Baca: HS Ngaku Mau Naik Gunung, Ini Kronologi Penangkapan Terduga Pelaku Pembunuhan Sekeluarga di Bekasi

Baca: BERITA PERSIB - Mario Gomez Girang, Persib Bandung Berpeluang Mainkan Deretan Pilar Asing

Data di Dinkes, jumlah penderita HIV/AIDS di Kabupaten Blitar cukup mengkhawatirkan orangtua. Sebab, terhitung sejak tahun 2013 lalu, jumlah penderita HIV mencapai 1.332 orang.

Dari jumlah sekian itu, yang terpantau sudah meninggal dunia sekitar 361 penderita.

"Memang, kalau melihat jumlah penderitanya cukup mengerikan karena terbilang banyak," ujar Krisna, Selasa (13/11/2018).

"Itu kalau diambil rata-rata, jumlah segitu itu tersebar di seluruh kecamatan yang ada di Kabupaten Blitar (jumlah kecamatannya ada 22)."

Halaman
1234
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved