Sebelum Ditangkap HS Sewa Kamar dan Titipkan Mobil Korban Pembunuhan Satu Keluarga di Tempat Kos

Pemilik rumah kos, Johan (53), mengatakan, mobil jenis Nissan X-Trail bernomor polisi B 1075 UOC ditinggal dikontrakan setelah HS membayar uang muka.

Sebelum Ditangkap HS Sewa Kamar dan Titipkan Mobil Korban Pembunuhan Satu Keluarga di Tempat Kos
TRIBUNJAKARTA.COM/YUSUF BACHTIAR
Penampakan mobil Nissan X-Trail milik korban pembunuhan satu keluarga di Bekasi. 

Sebelum Ditangkap HS Sewa Kamar dan Titipkan Mobil Korban Pembunuhan Satu Keluarga di Tempat Kos

Penampakan mobil Nissan X-Trail milik korban pembunuhan satu keluarga di Bekasi.
Penampakan mobil Nissan X-Trail milik korban pembunuhan satu keluarga di Bekasi. (TRIBUNJAKARTA.COM/YUSUF BACHTIAR)

TRIBUNBATAM.id, JAKARTA - Misteri pembunuhan satu keluarga di Jalan Bonjong Nangka II RT 002 RW 007 Kelurahan Jatirahayu, Kecamatan Pondok Melati, Kota Bekasi, Selasa (13/11/2018) dini hari, akhirnya mulai menunjukkan titik terang.

Tim Polres Metro Bekasi Kota dan Polda Metro Jaya menemukan mobil korban dan mengantongi satu nama yang diduga pelaku pembunuhan setelah polisi menemukan mobil korban.

Terduga pelaku diamankan di Tasikmalaya, Jawa Barat. Sementara mobilnya ditinggal rumah kos Ameera di Desa Mekar Mukti, Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi.

Baca: Bercak Darah hingga Jejak Sepatu, Simak Sejumlah Fakta Pembunuhan Satu Keluarga di Bekasi

Baca: Istri Najib Razak Rosmah Mansor Dituduh Minta Suap Rp 650 Miliar untuk Proyek ListrikTenaga Surya

Baca: INFO CPNS 2018 - BKN Sebut Tes SKB CPNS 2018 Tak Gunakan Passing Grade, Simak Standar Kelulusannya

Baca: Selain Stiker WhatsApp, Ini Fitur Baru WhatsApp yang Segera Dirilis, Salah Satunya Mode Liburan

Pemilik rumah kos, Johan (53), mengatakan, mobil jenis Nissan X-Trail bernomor polisi B 1075 UOC ditinggal dikontrakan setelah terduga pelaku HS membayarkan uang muka kontrakan.

HS datang Selasa (13/11/2018) sekitar pukul 10.30 WIB beberapa jam setelah ditemukan satu keluarga tewas. Kala itu ada karyawannya yang melayaninya. HS ini melihat-melihat sejumlah kamar kontrakan.

"Awal datang, saya enggak tahu itu terduga pelaku. Penjaga kontrakan yang layani sekitar 10.30 WIB. Lihat lihat lalu setuju dan bayar uang muka Rp 400.000. Seharusnya Rp 900.000," kata Johan, Kamis (15/11/2018).

Ia menjelaskan, terduga pelaku hanya sebentar saja berada dikontrakan usai membayarkan uang muka. Lalu ia menitipkan mobilnya karena akan mengambil baju dan barang barangnya.

"Dia bilang ke pegawai saya nitip mobil dulu ya. Nanti balik lagi, ambil barang-barang tapi ternyata hingga malam dan besoknya tidak kunjung kembali," jelasnya.

Saat dirinya datang ke rumah kos miliknya, ia bertanya ke pegawainya soal penghuni baru tersebut.

Halaman
123
Editor: Tri Indaryani
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved