Cucu Wiranto Meninggal Akibat Terpeleset Saat Bermain di Kolam Ikan, Usianya Baru 1 Tahun, 4 Bulan

Menganakan peci hitam dan baju koko berwarna putih, Wiranto menceritakan sang cucu meninggal akibat kecelakaan saat bermain di kolam ikan

Cucu Wiranto Meninggal Akibat Terpeleset Saat Bermain di Kolam Ikan, Usianya Baru 1 Tahun, 4 Bulan
KOMPAS.COM
Menko Polhukam Wiranto 

Cucu Wiranto Meninggal Akibat Terpeleset Saat Bermain di Kolam Ikan, Usianya Baru 1 Tahun, 4 Bulan

TRIBUNBATAM.id, JAKARTA - Menteri Politik, Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Wiranto, mengunjungi kediaman almarhum  Achmad Daniyal Alfatih di Jalan Tulodong Bawah 4 Lama No. 11, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (15/11/2018) malam.

Achmad Daniyal Alfatih sendiri merupakan cucu dari Wiranto.

Wiranto yang saat itu menganakan peci hitam dan baju koko berwarna putih menceritakan sang cucu meninggal akibat kecelakaan saat bermain di kolam ikan.

\\

\\

Baca: INFO CPNS 2018 - Standar Kelulusan Tes SKB Tak Pakai Passing Grade Tapi Pakai Skala Nilai Ini

Baca: Hasil UEFA Nations League Kroasia vs Spanyol - Kroasia Kalahkan Spanyol dalam Drama 5 Gol

Baca: Hasil Inggris vs AS - Laga Terakhir Wayne Rooney, Inggris Menang 3-0 Tanpa Balas

Baca: Dukun Ini Ngaku Bosan Makan Daging Manusia, Bawa Potongan Tubuh Manusia Saat Serahkan Diri ke Polisi

"Saya mendapatkan kabar cucu saya meninggal dunia karena kecelakanan."

"Usia 1 tahun 4 bulan sedang main2 di kolam ikan ternyata terpeleset dan dia nggak tertolong," ujar Wiranto, dikutip TRIBUNBATAM.id dari Tribunnews.com.

Mendapat kabar duka, Wiranto yang di ketahui sedang berada di Singapura lantaran menemani Presiden Joko Widodo dalam acara KTT ke-33 Asian, langsung pamit, dan bertolak ke Indonesia.

"Pertemuan mendekati akhir ya, pertemuan terakhir tadi pertemuan Asian Plus dengan East Asian dan itu sudah selesai, saya meninggalkan tempat."

"Syukur alhamdulillah mendapat pesawat," ujar Wiranto.

Wiranto mengatakan jasad sang cucu, akan di makamkan di Karanganyar, Jawa Tengah, pada Jumat (16/11/2018) ini.

"Bersedih boleh tapi jangan berlebihan."

"Yang penting kita mendoakan kepada Allah SWT, ini anak belum banyak dosa, kita syukuri."

"Bisa istirahat bisa menghadap Allah," kata Wiranto. (Yanuar Nurcholis Majid)

Editor: nandrson
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved