Karimun Terkini

Pelaku Pencekik Wanita Cantik Hingga Pingsan di Kamar Hotel Ditangkap Pakai Celana Pendek

Kasus penganiayaan seorang wanita cantik di kamar hotel di Kabupaten Karimun masih penyelidikan polisi

Pelaku Pencekik Wanita Cantik Hingga Pingsan di Kamar Hotel Ditangkap Pakai Celana Pendek
Tribunbatam.id/Elhadif Putra
Su digiring Opsnal Satreskrim Polres Karimun usai melakukan pencurian dan penganiayaan terhadap seorang wanita cantik bernisial Na. 

TRIBUNBATAM.id, KARIMUN - Kasus penganiayaan seorang wanita cantik di kamar hotel di Kabupaten Karimun masih penyelidikan polisi.

Pelaku penganiayaan wanita cantik bernisial Su (23) sampai kini masih berada di balik jeruji Mapolres Karimun, Jumat (16/11/2018).

Baca: Ini Luka yang Dialami Wanita Cantik Usai Dicekik Hingga Pingsan di Kamar Hotel

Baca: Polisi Masih Tahan Pencekik Wanita Cantik di Kamar Hotel. Ini Pengakuan Pelaku

Baca: Pelaku Pencekik Wanita Cantik di Kamar Hotel Ternyata Kenal Lewat Medsos dari Teman Korban

Tim Macan Hitam Satreskrim Polres Karimun berhasil menangkap Su di tempat persembunyiannya yakni di rumah temannya di kawasan Payasunan, Simpang Mutiara, Kecamatan Meral, Selasa (13/11/2018) sore sekira pukul 17.00 WIB.

Pelaku kepada polisi mengaku memang telah melakukan tindak pencurian dan kekerasan terhadap wanita cantik berinisial Na.

Tidak hanya melakukan pencurian ponsel dan sepeda motor, Su juga mencekik wanita cantik ini hingga pingsan di kamar hotel yang sudah dipesan.

"Pelaku mencekik leher korban sehingga korban tidak sadarkan diri," ujar Kasat Reskrim Polres Karimun, AKP Lulik Febyantara, Rabu (14/11/2018).

Lulik mengatakan, nasib sial yang dialami Na bermula dari Su yang berkomunikasi melalui media sosial dengan wanita berinisial Nu pada tanggal 29 September 2018. Nu kemudian mengenalkan Su dengan Na yang dapat memberikan layanan intim singkat atau short time.

"Dari perkenalan tersebut akhirnya terjadi kesepakatan antara pelapor (Na) dan terlapor (Su) untuk berhubungan di sebuah hotel di kawasan Tanjungbalai Karimun," kata Lulik.

Setibanya di kamar hotel Su langsung duduk di atas pangkuan Na. Bukannya melakukan apa yang telah disepakati, tapi Su mencekik leher Na menggunakan kedua tangannya.

Setelah tersadar dari pingsannya, Na merasakan sakit di bagian kepala, leher dan mata kanan karena mengalami luka memar.

Belum habis sakit yang dirasakannya, Na juga menyadari jika tas miliknya yang berisi satu unit ponsel, uang tunai sebesar Rp 200.000, dokumen pribadi dan kunci sepeda motor telah raib. Setelah memeriksa parkiran hotel Na juga tidak lagi mendapati sepeda motor jenis matic miliknya.

"Akibat kejadian tersebut Pelapor mengalami kerugian materiil sebesar Rp 20.200.000," jelas Lulik. (*)

Penulis: Elhadif Putra
Editor: Ucu Rahman
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved