BATAM TERKINI

Produksi Petani Lokal Dilibatkan,TPID Gelar Bazar Sembako Murah Harga Jual Lebih Rendah dari HET

Bazar sembako murah Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Batam akan kembali digelar. Tepatnya mulai 26 November ini.

Produksi Petani Lokal Dilibatkan,TPID Gelar Bazar Sembako Murah Harga Jual Lebih Rendah dari HET
Tempat lain
Jefridin Sekdako Batam 

TRIBUNBATAM.id, BATAM- Bazar sembako murah Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Batam akan kembali digelar. Tepatnya mulai 26 November ini.
Ketua Harian TPID Kota Batam, Jefridin mengatakan, kegiatan rencananya diadakan dalam dua tahap selama dua pekan.

"Bergilir dari kecamatan satu ke kecamatan lain yang ada di pulau utama (mainland).
Perdana nanti diadakan di Bengkong. Titiknya belum final, nanti kita akan rapat teknis dengan Camat," kata Jefridin, usai menggelar rapat TPID di lantai 4 Gedung Wali Kota Batam, Jumat (16/11/2018).

Laki-laki yang juga menjabat Sekretaris Daerah Kota Batam ini melanjutkan, setidaknya ada 10 distributor bahan pangan yang akan dilibatkan. Termasuk dari Bulog. Barang-barang kebutuhan pokok yang dijual di bazar, semuanya di bawah harga eceran tertinggi (HET).

Baca: Sahid Batam Center Hotel Tawarkan Menu Baru, Spaghetti Aglio Olio Bercita Rasa Bali

Baca: Tower Provider Roboh di Laguna, Masyarakat Tolak Bangun Tower di Perumahan

Baca: Ajarkan Anak Berwirausaha, SMAN 19 Batam Tanam Sayur dan Budidayakan Ikan Lele di Sekolah

Lebih lanjut dikatakan, dalam rapat itu mereka juga membahas ketersediaan komoditas pangan jelang Natal dan Tahun Baru. Ia bersyukur dari hasil pemaparan di dalam rapat, seluruh komoditas aman dan lengkap.

"Mulai dari beras sampai telur, berdasarkan data dari Dinas Ketahanan Pangan, aman dan lengkap. Untuk harga, kita juga akan pastikan jangan sampai melebihi HET. Termasuk untuk kelancaran distribusi," ujarnya.

Sementara itu di tempat yang sama, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Kepulauan Riau (BI Kepri), Gusti Raizal Eka Putra mengatakan, dalam bazar itu produksi petani lokal juga akan dilibatkan.

"Kita akan coba optimalkan pangan lokal. Karena ada petani di Batam, baik binaan Pemerintah Kota maupun BI," kata Gusti.

Dikatakan, hasil panen petani di Batam saat ini sudah lumayan banyak, khususnya produk pangan seperti cabai, sayur, buah, dan ikan air tawar. Karena itu akan dijadikan modal atau amunisi untuk kegiatan pasar murah.

"Nanti tim akan menginventaris semua petani binaan melalui koperasi petani. Dan mengumpulkan data produksi jelang dilaksanakannya pasar murah ini," ujarnya. (*)

Penulis: Dewi Haryati
Editor: Sihat Manalu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved