Terungkap, Kisah Haris Simamora Mencekik Dua Bocah hingga Menenangkan Diri ke Gunung Guntur

Haris mengaku memilih gunung tersebut untuk menenangkan diri setelah kejadian pembunuhan keluarga Daperum

Terungkap, Kisah Haris Simamora Mencekik Dua Bocah hingga Menenangkan Diri ke Gunung Guntur
tribunnews.com
Tersangka pembunuhan sadis satu keluarga di Bekasi, Haris Simamora. Haris ditangkap saat hendak menenangkan diri ke Gunung Guntur di Garut, Jabar, Rabu (14/11/2018) malam. 

TRIBUNBATAM.ID - Haris Simamora alias HS (30), tersangka tunggal atas kasus pembunuhan satu keluarga, Daperum Nainggolan, di Bekasi, Jawa Barat, pada Senin (12/11) malam, ditangkap polisi di kaki Gunung Guntur, Garut, Jabar, Rabu (14/11) malam.

Kepada polisi, Haris mengaku memilih gunung tersebut untuk menenangkan diri setelah kejadian pembunuhan keluarga Daperum yang dilakukannya.

"Setelah di Cikarang, dia naik bus untuk ke Gunung Guntur. Dia memang biasa menenangkan diri dan naik gunung," urai Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (16/11).

Dari pemeriksaan, Haris mengakui setelah kejadian pembunuhan itu dia membawa mobil Nissan X-Trail silver nopol B-1075-UOG milik korban ke sebuah kontrakan di Cikarang, Jabar. Setelah memarkirkan mobil jenis SUV tersebut di rumah kontrakan, dia menuju terminal untuk pergi ke Gunung Guntu dengan bus umum.

Sebelum menaiki Gunung Guntu, Haris memilih beristirahat di sebuah saung di kaki gunung. Namun, polisi berhasil menelusuri keberadaannya hingga akhirnya dia tertangkap saat tengah tidur di saung tersebut.

"Sedang tidur untuk persiapan naik gunung," lanjutnya.

Polda Metro Jaya merilis kasus pembunuhan satu keluarga di Bekasi dengan tersangka Haris Simamora, Jumat (16/11/2018).
Polda Metro Jaya merilis kasus pembunuhan satu keluarga di Bekasi dengan tersangka Haris Simamora, Jumat (16/11/2018). (tribunnews.com)

Haris yang masih memiliki hubungan keluarga dengan istri Diperum, mengakui perbuatannya. Haris mengaku Senin (12/11) malam datang ke rumah saudaranya itu karena diajak untuk membeli pakaian Natal oleh Diperum Nainggolan alias Bang Golan.

Setelah berbincang selama dua jam lamanya, tepatnya pukul 23.00 WIB, dia masuk ke gudang di bagian belakang rumah dan memastikan semua anggota keluarga tidur.

Haris mengambil linggis dan menusuk Diperum yang terbaring di ruang tamu. "Selain menusuk, dia juga sempat memukul, sehingga jarinya terluka," kata Argo.

Wahyu, warga sekitar tempat tinggal Diperum, mengaku sempat melihat tersangka Haris Simamora berangkat ke gereja untuk beribadah bersama keluarga Diperum pada Minggu (11/11) pagi. Ia tidak menyangka, Haris akan melakukan perbuatan tersebut karena sebelum warung bertuliskan Toko Sanjaya itu dikelola Diperum, Haris yang bertugas untuk menjaga.

Halaman
123
Editor: Purwoko
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved