CIA Sebut Putra Mahkota Arab Saudi Terlibat Pembunuhan Jamal Khashoggi

CIA telah menyimpulkan bahwa Pangeran Mohammad bin Salman memerintahkan pembunuhan jurnalis Jamal Khashoggi di Instanbul.

CIA Sebut Putra Mahkota Arab Saudi Terlibat Pembunuhan Jamal Khashoggi
Al Jazeera
Jamal Khashoggi 

TRIBUNBATAM.id, WASHINGTON - Berdasarkan hasil investigasi CIA, Putra Mahkota Saudi disebut telah memerintahkan pembunuhan Jamal Khashoggi.

CIA telah menyimpulkan bahwa Pangeran Mohammad bin Salman memerintahkan pembunuhan jurnalis Jamal Khashoggi di Instanbul. 

Laporan ini dirilis oleh Washington Post, tempat Khashoggi bekerja. Temuan ini bertentangan dengan pernyataan resmi pemerintah Saudi yang menyebut mereka tak terlibat. 

Mengutip dari Reuters, pejabat Amerika Serikat (AS) menyatakan tingkat kepercayaan mereka cukup tinggi dalam penilaian CIA ini.

Baca: Pakai Modus Bersihkan Ruangan, 5 Siswi SD Diduga Dicabuli Gurunya Sendiri

Baca: Dicekik Pakai Kantong Plastik, Ini Ucapan Terakhir Jamal Khashoggi Sebelum Dibunuh dan Dimutilasi

Baca: Klaim Temukan Cairan Asam, Pemerintah Turki Sebut Jasad Jamal Khashoggi Dilenyapkan hingga Jadi Uap

Sumber Reuters dalam lingkaran intelijen AS menyebut pakar pemerintah AS menilai dengan keyakinan bahwa putra mahkota memerintahkan operasi yang menyebabkan kematian Khashoggi.

Namun, sayangnya Gedung Putih sebagai representasi pemerintah AS enggan berkomentar terkait laporan Washington Post ini.

Mereka mengatakan bahwa kasus ini merupakan masalah intelijen. Departemen luar negeri AS juga menolak berkomentar.

Khashoggi merupakan seorang kolumnis di Washington Post yang tewas di konsulat Saudi di Istanbul Turki pada 2 Oktober saat tengah mengurus dokumen untuk rencana pernikahannya. 

Sebelum bekerja untuk Washington Post, Khashoggi seringkali mengkritisi pemerintah Saudi. Mantan pemimpin redaksi Al-Arab News Channel ini sempat menolak desakan Saudi untuk kembali ke negara asalnya. 

Pejabat Turki mengatakan pembunuhan tersebut disengaja dan menekan Arab Saudi untuk menghukum 15 orang pelaku. 

Laporan Washington Post menyebut CIA sampai pada kesimpulan ini setelah memeriksa berbagai sumber intelijen. Termasuk panggilan telepon bahwa saudara laki-laki pangeran, Khalid bin Salman yang juga duta besar Saudi untuk AS sedang bersama Khashoggi. 

Khalid mengatakan kepada Khashoggi dia harus pergi ke konsulat di Istanbul untuk mengambil dokumen dan memberinya jaminan keamanan bagi Khashoggi. (*)

Editor: Tri Indaryani
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved