BATAM TERKINI

Gagalkan Penyelundupan Hewan yang Dilindungi, Ditpolairud Polda Kepri Amankan Kakaktua dan Kura Kura

"Dari dua tersangka yang kita amankan ini, juga mendapati 51 ekor kura-kura yang akan ikut diselundupkan, walaupun bukan termasuk hewan dilindungi,"

Gagalkan Penyelundupan Hewan yang Dilindungi, Ditpolairud Polda Kepri Amankan Kakaktua dan Kura Kura
TRIBUNBATAM.id/ENDRA KAPUTRA
Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol S Erlangga dan Direktur Polairud Polda Kepri Kombes Pol Benyamin Sapta menujukan kura-kura yang akan diseludupkan oleh dua tersangka, Senin (19/11/2018) 

TRIBUNBATAM.id, BATAM- Direktorat Polisi Air dan Udara (Ditpolairud) Polda Kepri mengamankan dua orang tersangka yang kedapatan akan menyelendupkan hewan yang dilindungi.

Dalam ekspos yang digelar Polda Kepri, sejumlah hewan yang dilindungi pemerintah ini masing-masing 11 ekor burung jenis Kakaktua dan Nuri Bayan.

"Dari dua tersangka yang kita amankan ini, juga mendapati 51 ekor kura-kura yang akan ikut diselundupkan, walaupun bukan termasuk hewan dilindungi," kata Dirktur Polairud Polda Kepri, Kombes Pol Benyamin Sapta dalam ekspos di pendopo Polda Kepri, Senin (19/11/2018) hari.

Turut hadir dalam ekspos tersebut, Kabid Humas Polda Kepri Kombes S. Erlangga, perwakilan dari pihak seksi Konserpasi Wilayah ll Batam.

Benyamin mengatakan, dua orang tersangka ini ditangkap saat hendak membawa hewan tersebut menggunakan mobil pickup di kawasan Botania.

Baca: BREAKINGNEWS. Warga Sekupang Heboh! Ditemukan Mayat Janin Tanpa Kepala di Bandar Victori Shipyard

Baca: Curiga Ada Anjing Mengais Dekat Plastik, Begini Kesaksian Pria yang Temukan Mayat Janin di Sekupang

Baca: Penemuan Jasad Janin Bayi - Nur Fatoni : Tak Ada Darah Hanya Dikerumuni Lalat

Baca: VIDEO Penemuan Jasad Janin Tanpa Kepala di Pinggir Laut Sekupang, Batam

"Penangkapan ini pada (16/11/2018) pukul 18.00 WIB. Berdasarkan informasi dari masyarakat. Kita hentikan mobil pickup yang membawa hewan dilindungi, yang rencananya akan dibawa keluar negeri," ucapnya.

Dua tersangka tersebut berinisial T dan S. Atas penangkapan tersebut pihaknya melakukan koordinasi dengan Seksi Konserpasi Wilayah ll Batan untuk memastikan apakah benar hewan tersebut dilindungi apa tidak.

"Setelah kami lakukan koordinasi, ternyata benar. Sebanyak 11 ekor burung masuk hewan yang dilindungi. Namun untuk 51 ekor kura-kura tidak dilindungi, namun tetap bersalah, karena akan menyelundupkan keluar negeri tanpa izin yang sah," ujarnya.

Sementara itu, Gito perwakilan dari seksi konserpasi wilayah ll Batam menyampaikan, nantinya hewan-hewan ini akan dilakukan identifikasi.

"Setelah putusan hukum ini ingkrah, akan kami pulangkan ke asalnya. Untuk menunggu putusan hukum ingkrah akan kita rawat," sebutnya.

Ia juga menghimbau kepada masyarakat, agar tidak melakukan hal tersebut kepada hewan yang sudah masuk kategori dilindungi.

"Bila ada masyarakat yang meilihat, silahkan melaporkan. Sebab hewan yang dilindungi harus dijaga kelestariannya. Untuk menjaga kelestariannya itu, harus ditempatkan pada konserpasi," sebutnya.

Atas perbuatan yang dilakukan kedua tersangka. Polisi menjerat dengan pasal 40 ayat 2 Jo pasal 21 ayat 2 huruf a dan c undang-undang nomor 5 tahun 1990 tentang konserpasi sumberdaya alam hayati dengan ekosistemnya. Ancaman yang dikenakan selama 5 tahun penjara dan denda Rp 20 juta. (dra)

Penulis: Endra Kaputra
Editor: Zabur Anjasfianto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved