BINTAN TERKINI

Pemkab Bintan Targetkan 2019 PAD Capai Rp 1,050 Triliun, Ini Harapan Apri Sujadi

"Kita berharap proyeksi tersebut tercapai dengan baik," kata Bupati Bintan Apri Sujadi, Selasa (20/11/2018).

Pemkab Bintan Targetkan 2019 PAD Capai Rp 1,050 Triliun, Ini Harapan Apri Sujadi
TRIBUNBATAM/AMINUDDIN
Apri Sujadi Bupati Bintan 

TRIBUNBINTAN.COM, BINTAN-Pendapatan daerah Bintan pada 2019 mendatang diproyeksi bisa mencapai Rp 1,050 triliun lebih.

Pendapatan Rp 1 triliun lebih tersebut dihitung dengan menambahkan pendapat asli daerah (PAD), dana perimbangan dari pemerintah pusat dan pendapatan lain yang sah.

"Kita berharap proyeksi tersebut tercapai dengan baik," kata Bupati Bintan Apri Sujadi, Selasa (20/11/2018).

Baca: Meninggal saat Lomba Sholawat Maulid Nabi, Vivi Suhartini Pernah Mengeluh Darah Tinggi

Baca: Unik! Peringati Hari Ayah, Para Pria di India Gelar Demo: Berhentilah Jadikan Kami ATM

Baca: VIDEO Detik-detik Vivi Lemas Saat Sholawatan Acara Maulid Nabi di Batam, Lalu Meninggal Dunia

Agar tercapai maksimal, maka sumber-sumber penerimaan dijaga agar tetap sesuai target. PAD misalnya ditargetkan bisa meraup Rp 239,75 miliar.

Pemasukan dari dana transferan pusat alias perimbangan diharapkan bisa capai Rp 693,87 miliar. Sementara dari pendapatan lain-lain yang sah mencapai diharapkan bisa Rp 116,70 miliar.

Belanja atau pengeluaran daerah pada 2019 tampaknya masih tetap besar. Bila dihitung, belanja akan memakan anggaran Rp 1,138 triliun. Jumlah itu terdiri belanja tidak langsung Rp 561,57 miliar dan belanja langsung sebesar 577,13 miliar.

Kemudian akan ada pengeluaran untuk rencana menyertakan modal lagi kepada Bank Pekreditan Rakyat (BPR) Bintan Rp 2 miliar.

Bupati Bintan Apri Sujadi mengatakan, dengan melihat komposisi nilai belanja dan proyeksi pemasukan, defisit anggaran pada 2019 masih tetap terjadi. Defisit diperkiran mencapai Rp 88,374 miliar lebih.

Terkait pembangunan, sejumlah prioritas sudah disiapkan. Bidang pendidikan, kesehatan dan infrastruktur masih menjadi prioritas dalam pembangunan daerah di tahun 2019.

Dan pada 2019, proses perencanaan penganggaran juga akan menggunakan sistem E Planning dan E Budgeting dengan pengembangan sistem berbasis Website.

"Maka itu perlunya sinergitas antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dengan aplikasi yang memudahkan akses informasi bagi semua pihak," kata Apri.(min)

Penulis: Aminnudin
Editor: Zabur Anjasfianto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved