Pelarian AR Berakhir, Reskrim Polsek Bintan Timur Tangkap Pembacok Nelayan di Kijang

Jajaran Reskrim Polsek Bintan Timur berhasil meringkusnya di Kendari, Ibukota Sulawesi Tenggara.

Pelarian AR Berakhir, Reskrim Polsek Bintan Timur Tangkap Pembacok Nelayan di Kijang
ist
AR (33), nelayan asal Wakatobi, Sulawesi Tenggara ini kabur setelah membacok BD (33), yang juga temannya sesama nelayan di Kijang. Pelarian AR berakhir sudah di tangan personil Reskrim Polsek Bintan Timur. 

TRIBUNBINTAN.COM, BINTAN - Pelarian AR (33) berakhir sudah di tangan personil Reskrim Polsek Bintan Timur.

AR, nelayan asal Wakatobi, Sulawesi Tenggara ini kabur setelah membacok BD (33), yang juga temannya sesama nelayan di Kijang.

Jajaran Reskrim Polsek Bintan Timur berhasil meringkusnya di Kendari, Ibukota Sulawesi Tenggara.

Penangkapan AR berjalan baik berkat kerjasama Reskrim Polsek Bintan Timur dengan personil reskrim Polresta Kendari dan Polsek Kawasan Pelabuhan Kendari.

AR pun berhasil diringkus dengan cepat. Ia pun digelandang dan diterbangkan pulang kembali ke Bintan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Kapolsek Bintan Timur AKP Muchlis Nadjar melalui Kanit Reskrim Polsek Bintim Ipda Muh Fajriansyah mengatakan, peristiwa pembacokan yang melibatkan AR sebagai pelaku dan BD sebagai korban terjadi pada Kamis (15/11/2018) lalu atau sepekan yang lalu.

Baca: Kecewa Hanya Dilayani Sekali Padahal Sudah Bayar, Tukang Bentor Ini Tikam Teman Kencannya di Hotel

Baca: Ngaku Ada Ular dalam Sel, Seorang Tahanan Tipu Petugas dan Menguncinya di Dalam Sel

Baca: 36 Tahun Berlalu, Bocah yang Dulu Bersalaman dengan Mahathir Mohamad Kini Perdana Menteri Kanada

Peristiwanya terjadi sekitar pukul 02.00 WIB.

"Kejadiannya pada Kamis, 15 November 2018, sekitar pukul 02.00 WIB,"kata Muh Fajri.

Muh Fajri Firmansyah menjelaskan, peristiwa berujung pembacokan yang melibatkan AR ini bermula ketika korban, tersangka dan teman temannya minum minum di depan KUD Pasar Ikan Barek Motor, Kijang, Kecamatan Bintan Timur.

Tiba tiba, di tengah kondisi mabuk, terjadi ribut ribut yang kemudian berujung pembacokan.

"Jadi kejadiannya ini bermula kamis dinihari lalu korban, tersangka dan beberapa kawannya mabuk di depan KUD Pasar Ikan Barek Motor, Kijang Kota. Dalam kondisi mabuk mendadak peristiwa itu ( pembacokan),"kata Muh Fajri Firmansyah.

Barang bukti yang diamankan dari kejadian tersebut adalah baju korban, dua botol kosong minuman whiskey.

Hingga saat ini, motif pelaku melakukan kekerasan berdarah kepada korban yang sama sama nelayan masih penyelidikan.

"Motif masih kita didalami, masih dalam tahap penyidikan,"kata Muh Fajri Firmansyah. (Min).

Penulis: Aminnudin
Editor: Rio Batubara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved