Jadi Pembicara Pola Hidup Sehat yang Digelar BPJS Kesehatan, Mama Hadi Senang Diajak ke Anambas

Wanita berusia 51 tahun ini, masih terlihat cantik saat menjadi pembicara mengenai pola hidup sehat yang digagas oleh BPJS Kesehatan

Jadi Pembicara Pola Hidup Sehat yang Digelar BPJS Kesehatan, Mama Hadi Senang Diajak ke Anambas
TRIBUNBATAM.id/Septyan Mulia Rohman
Penampilan Mama Hadi saat Sarasehan Pola Hidup Sehat di salahsatu aula di TarempaKamis (22/11/2018) 

TRIBUNBATAM.id, ANAMBAS - Senyum tampak dari Puspa Dewi dan sejumlah tamu di aula tempat makan di Tarempa.

Mereka terlihat mencoba mengabadikan kunjungan ibu dua anak yang viral dengan nama Mama Hadi ini.

Wanita berusia 51 tahun ini, masih terlihat cantik saat menjadi pembicara mengenai pola hidup sehat yang digagas oleh BPJS Kesehatan.

Baca: Ditangkap Polisi, Pelaku Pembunuhan yang Memenggal Kepala Korbannya Itu Ternyata Masih 19 Tahun

Baca: BREAKINGNEWS. Pulang Liburan Bawa Banyak Koper, Hotman Paris Dicegat Petugas Bea Cukai di Bandara

Baca: Terungkap, Begini Cerita Uang Suap Bupati Pakpak Bharat untuk Hentikan Kasus Istrinya di Polda Sumut

"Saya betul-betul senang. Apalagi bisa datang ke sini. Memang sempat ada yang bilang kalau di sini jarang ketemu mobil lho. Saya bilang saya siap," ujarnya Kamis (22/11/2018). ‎

Selain menjadi inspirator kesehatan nasional, Mama Hadi kini juga disibukkan dengan bisnis yang digelutinya.

Hal ini pula yang diikuti anak Mama Hadi.

Selain merasa lebih cocok pada dunia bisnis, ia mengaku ingin memberikan inspirsi kepada lebih banyak orang dengan apa yang dilakukannya saat ini.

"Saya merasa lebih cocok menjadi pebisnis serta ingin memberikan inspirasi kepada lebih banyak orang," ungkapnya. ‎

Sarasehan pola hidup sehat ini merupakan rangkaian kegiatan BPJS Kesehatan yang dihadiri Deputi Direksi BPJS Kesehatan wilayah Sumatra Bagian Tengah dan Jambi.

Selain sarasehan pola hidup sehat dan sosialisasi JKN KIS oleh BPJS Kesehatan Cabang Tanjungpinang, terdapat pemeriksaan papsmear di RSUD Tarempa selama dua hari terhitung tanggal 21 November 2018.

Bupati Anambas Abdul Haris pun menilai penting kesehatan khususnya dengan geografis Anambas yang terdiri dari 255 pulau.

Ia mengatakan, kalau pola masyarakat yang masih diterapkan kalau mengeluhkan sakit masih mengedepankan dengan pengobatan tradisional.

"Ini yang sering saya perhatikan. Mudah-mudahan kedepan timbul kesadaran kalau sehat itu penting," katanya.(tyn)

Penulis: Septyan Mulia Rohman
Editor: nandrson
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved