Anambas Terkini

Kontraktor di Anambas Ramai-Ramai Kembalikan Uang. Ternyata Ini Penyebabnya

Sejumlah kontraktor pelaksana yang mengerjakan pembangunan di Anambas melakukan pengembalian

Kontraktor di Anambas Ramai-Ramai Kembalikan Uang. Ternyata Ini Penyebabnya
Tribunbatam.id/Septyan Mulia Rohman
Pekerjaan Ruang Tunggu Pelabuhan Desa Air Putih Kecamatan Siantan Timur Kabupaten Kepulauan Anambas. 

TRIBUNBATAM.id, ANAMBAS - Sejumlah kontraktor pelaksana yang mengerjakan pembangunan di Anambas melakukan pengembalian. Dari hasil laporan pemeriksaan, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) merekomendasikan setidaknya dua proyek di Anambas, yakni pembangunan jalan Air Padang-Pasir Peti dan pembangunan kantor Bupati tahap III.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan Rakyat dan Pemukiman Kabupaten Kepulauan Anambas mengklaim, kontraktor pelaksana ini terbilang kooperatif dalam mengembalikan uang sesuai dengan temuan BPK.

Baca: Catat Yaaa, Ini Syarat dan Prosedur Lengkap Balik Nama BPKB di Polda Kepri

Baca: Ingin Tahu Cara Balik Nama BPKB Kendaraan Bermotor? Simak Syarat dan Prosedur Berikut Ini

Baca: Gagahnya Para Taruna dan Taruni AAL Saat Mendatangi Markas Lanal Ranai. Ini Agenda Mereka di Natuna

"Mereka cukup kooperatif. Seperti kontraktor pembangunan kantor Bupati tahap III yang sudah mengembalikan 800 juta Rupiah," ujarnya Kamis (22/11/2018).

Ia kemudian menjelaskan kalau temuan BPK atas kelebihan bayar dari dua proyek itu menembus angka 4,7 miliar Rupiah. Angka ini terdiri kelebihan bayar pada pembangunan kantor Bupati tahap III sebesar 2,4 miliar Rupiah dan 2,3 miliar Rupiah untuk pembangunan jalan Air Padang-Pasir Peti.

"Pada intinya, kami terus melakukan koordinasi kepada pihak kontraktor," ungkapnya.

Kepala Kejaksaan Negeri Natuna, Juli Isnur yang dimintai tanggapannya mengenai hal ini pernah berencana untuk mendudukkan antara konsultan pengawas dan kontrator pelaksana pembangunan proyek itu.

Menurutnya, semua pihak memiliki pendapat terkait realisasi pekerjaan yang dilakukan, salahsatunya klaim dari kontrktor pelaksana yang menyebut kalau pengerjaan yang mereka lakukan sudah 100 persen.

"Masing-masing punya pendapat. Namun yang jelas, fungsi pengawasan dari kami tetap berjalan," uungkapnya.

Seperti diketahui, alokasi dana yang dikucurkan untuk pembangunan jalan Air Padang-Pasir Peti mencapai 22,4 miliar Rupiah. Sementara, untuk pembangunan kantor Bupati tahap III dialokasikan dana mencpai Rp 21,3 miliar

Kedua proyek ini selain merupakan proyek tahun anggaran 2017, namun juga masuk dalam proyek yang mendapat pendampingan TP4D dari kejaksaan.(*)

Penulis: Septyan Mulia Rohman
Editor: Ucu Rahman
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved