BATAM TERKINI

Terbukti Cabuli Anak Tiri, Warga Galang Ini Dihukum 9 Tahun Penjara

"Terdakwa terbukti bersalah, dengan ini pidana penjara sembilan tahun serta denda Rp 1 miliar. Apabila tidak dibayar denda maka diganti dengan pidana

Terbukti Cabuli Anak Tiri, Warga Galang Ini Dihukum 9 Tahun Penjara
TRIBUNBATAM.id/FILEMON HALAWA
Awi terdakwa pencabulan anak saat mendengarkan vonis Majelis Hakim Pengadilan Negeri dalam sidang yang digelar Kamis (22/11/2018). 

TRIBUNBATAM.id, BATAM-Awi bin Raja Taher hanya tertunduk dan diam seribu bahasa saat Ketua Majelis Hakim Muhammad Chandra, didampingi dua anggota majelis Yona Lamerossa Ketaren dan Jasael membacakan putusan terhadap dirinya, di ruang persidangan Ali Sa'id Pengadilan Negeri Batam, Kamis (22/11/2018) sore.

Dalam putusan itu, Awi divonis sembilan tahun penjara dan denda Rp 1 miliar. Apabila denda tidak dibayar oleh terdakwa, maka diganti dengan pidana kurungan satu bulan penjara.

"Terdakwa terbukti bersalah, dengan ini pidana penjara sembilan tahun serta denda Rp 1 miliar. Apabila tidak dibayar denda maka diganti dengan pidana satu bulan kurungan," kata Muhammad Chandra membacakan putusan tersebut.

Baca: Judi Dadu di Jodoh Square Digerebek Polisi, 9 Orang Diringkus. Penghasilan Satu Hari Rp 5 Juta

Baca: Kronologi hingga Pembelaan Sandiaga Uno, Inilah 5 Fakta Pidato Tukang Ojek Prabowo Subianto

Baca: Imigrasi Balai Karimun Tambah Personel Perketat Pengawasan di Pelabuhan. Ternyata Ini Penyebabnya

Usai membacakan putusan, kepada terdakwa ditanyakan apakah putusan diterima atau tidak.

''Adalah hak saudara bila menerima, tidak menerima, fikir-fikir. Bagaimana?, "tanya Chandra.

" Terima yang mulia, " Jawab Awi singkat dengan wajah sedih.

Sikap Awi yang tidak banding, diaminkan oleh pengacara Elisuwita.

"Tidak banding lagi. Kami sudah terima putusan itu, " katanya.

Karena terdakwa terima, Chandra kembali menanyakan kepada Jaksa Penuntut Umum (JPU) Zulna Yosepha dan Yan Elhas Zeboea apakah banding atau tidak atas putusan, oleh JPU Zulna juga menerima.

"Menerima yang mulia, " kata keduanya.

Seperti diketahui, terdakwa Awi pada perkara bernomor 789/Pid.Sus/2018/PN Btm, ditangkap polisi beberapa waktu lalu. Lantaran dilaporkan oleh Siti Zubaidah istrinya sendiri, karena melakukan pencabulan terhadap anak di bawah umur MDY, yang merupakan anak tiri.

Kelakuan bejatnya itu, dilakukan di kediaman di Desa Cakang RT. 03 RW.04 Kelurahan Galang Baru, Kecamatan Galang, Kota Batam sekitar awal Januari 2018.(leo)

Penulis: Leo Halawa
Editor: Zabur Anjasfianto
Sumber:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved