BATAM TERKINI

Petakan Lokasi Rawan Aksi Balap Liar, Polda Kepri Bakal Gencarkan Razia di Batam

Ditlantas Polda Kepri dan jajarannya akan bergerak cepat untuk menumpas kegiatan balap liar yang telah menimbulkan korban dan bahkan meresahkan.

Petakan Lokasi Rawan Aksi Balap Liar, Polda Kepri Bakal Gencarkan Razia di Batam
TRIBUNBATAM.id/ENDRA KAPUTRA
AKPB Roy Ardhya Chandra 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Kepri akan melakukan penindakan terhadap balap liar.

Ditlantas Polda Kepri dan jajarannya akan bergerak cepat untuk menumpas kegiatan balap liar yang telah menimbulkan korban dan bahkan meresahkan masyarakat.

Hal ini dikatakan Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Kepri, AKPB Roy Ardhya Chandra.

Ia mengatakan, hal ini harus disikapi dengan serius. Aktivitas yang mayoritas anak muda ini harus diarahkan dengan hal yang positif.

"Ini menjadi atensi dan prioritas. Razia nanti kita  telah membentuk dua tim untuk menumpas balap liar ini," tegasnya, Rabu (28/11/2018).

Dikatakannya bahwa telah meminta jajarannya melakukan penindakan tegas. Dimana penindakan ini telah mengeluarkan surat perintah kegiatan selama sebulan.

"Sudah saya perintahkan jajaran dan meminta Kasat Lantas menindak tegas dan mengantisipasi balap liar," ucapnya.

Baca: BREAKINGNEWS. Polisi KKP Batam Amankan Seorang Pria yang Hendak ke Singapura

Baca: TRIBUNWIKI - Daftar Nama Rumah Sakit di Batam Lengkap dengan Alamat dan Nomor Telepon

Baca: Ikut Tes CPNS 2018, Marcus/Kecin, Jonatan Christie dan Ginting Tak Ikut Korea Master 2018

Baca: Baru Seminggu Kenal Lewat Facebook, ABG Ini Dinodai Pacarnya dan Ditinggal Kabur

Baca: Pelaku Sempat Minum Kelapa Muda, Begini Kronologi Pembacokan Pegawai Car Wash di Bengkong Batam

Pihaknya saat ini telah memetakan titik kegiatan balap liar. Di mana beberapa titik tersebut yang rawan terjadi balap liar akan terus dipantau jajarannya.

"Ada beberapa tempat, seperti Batam Center, Baloi dan Batuampar, sudah kita petakan untuk lakukan penertiban," ujarnya.

Kegiatan balap liar ini menurutnya, dilakukan komunitas motor yang tidak terorganisir dan terdata. Untuk itu pihaknya akan melakukan pendataan dan melakukan pembinaan.

Namun ia menyebutkan, penanganan terhadap balapan liar ini bukan hanya menjadi tugas pihak kepolisian Polisi, pihaknya juga membutuhkan bantuan dan sinergi dari semua pihak terkait.

"Paling utama adalah bentuk pengawasan orangtua. Tolong anaknya diperingati agar tidak menjadi korban atau pelaku kecelakaan lalu lintas," ujarnya. (dra)

Penulis: Endra Kaputra
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved