KARIMUN TERKINI

BC Kepri Tangkap Kapal Tanker Bawa Limbah. Menkeu Sri Mulyani Pimpin Langsung Preskon di Kepri

Kapal tanker tersebut diduga tidak dilengkapi dokumen pelindung yang sah seperti surat izin lalu lintas pelayaran dan izin ekspor

BC Kepri Tangkap Kapal Tanker Bawa Limbah. Menkeu Sri Mulyani Pimpin Langsung Preskon di Kepri
TANKER MV YOSOA
Petugas kapal patroli Kanwil IV Khusus Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kepulauan Riau menegah kapal tanker MV Yosoa yang diduga mengangkut limbah tanpa dokumen pelindung yang sah. TRIBUN BATAM/ISTIMEWA 

TRIBUNBATAM.id, KARIMUN – Anggota Kanwil IV Khusus Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kepri dilaporkan berhasil menegah sebuah kapal tanker diduga bermuatan limbah beracun B3.

Kapal tanker berbendera Indonesia dengan nama MV Yosoa ditegah di sekitar perairan Tanjung Berakit, Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) pada 14 November 2018 sore sekitar pukul 15.00 WIB.

Berdasarkan data yang berhasil dihimpun, MV Yossa berbendera Indonesia itu berasal dari Pulau Kalimantan tujuan Out Port Limit atau OPL.

Kapal tanker MV Yosoa tengah labuh jangkar di sekitar perairan depan dermaga Ketapang PSO Kanwil IV Khusus DJBC Kepri, Kamis (29/11/2018). Tanker tersebut diduga mengangkut limbah. TRIBUN BATAM/RACHTA YAHYA 1
Kapal tanker MV Yosoa tengah labuh jangkar di sekitar perairan depan dermaga Ketapang PSO Kanwil IV Khusus DJBC Kepri, Kamis (29/11/2018). Tanker tersebut diduga mengangkut limbah. TRIBUN BATAM/RACHTA YAHYA 1 (RACHTA YAHYA 1)

Kapal berbadan besar itu ditegah kapal patroli BC dengan nomor lambung 30005 dengan Komadan Patroli (Kopat) Kapten Reinaldi.

Baca: Tiga Nelayan Hilang Usai Kapal Ditabrak Tanker. Begini Kondisi Mereka Setelah Ditemukan

Baca: 3 WNI ABK Kapal Singapura Diculik dan Dikurung di Kapal Tanker

Baca: Ternyata Radar Tidak Berfungsi saat Fery VOC Batavia Tabrak Tanker, Berikut Pengakuan Penumpang

Humas Kanwil IV Khusus DJBC Kepri, Refli Silalahi ketika dihubungi Tribun Batam membenarkan kabar tersebut.

Refli mengatakan, kasus tersebut rencananya dirilis langsung oleh Menteri Keuangan, Sri Mulyani pada Desember 2018.

Namun kapan rilis oleh Menkeu, Refli mengaku pihaknya belum memperoleh kepastian.

“Ada memang tapi info lengkapnya belum bisa kami share karena ibu Menkeu ada rencana mau preskon tentang itu. Rencana tanggal 4 Desember namun sepertinya diundur. Pastinya kapan belum tahu nih. Kalau udah ada, pasti saya kasih tahu,” ujar Refli Silalahi, Kamis (29/11/2018). (yah)

* Selengkapnya baca Harian Pagi Tribun Batam edisi Jumat, 30 November 2018

Penulis: Rachta Yahya
Editor: Rachta Yahya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved