BATAM TERKINI

Hingga Pukul 18.00 WIB, Sidang Putusan Terdakwa Penyeludupan 1,6 Ton Sabu Belum Digelar

delapan tahanan yang merupakan terdakwa 1 ton dan 1,6 ton sabu-sabu masih berada di ruang tahanan Pengadilan Negeri Batam.

Hingga Pukul 18.00 WIB, Sidang Putusan Terdakwa Penyeludupan 1,6 Ton Sabu Belum Digelar
TRIBUNBATAM.id/FILEMON HALAWA
Petugas Kejaskaan Negeri Batam dan Kepolisian saat melakukan pengamanan di tahanan sementara Pengadilan Negeri Batam menunggu sidang putusan terhadap terdakwa penyeludupan 1,6 ton sabu 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Jarum jam menunjukan 18.00 WIB, seluruh tahanan yang merupakan terdakwa dari berbagai kasus, sudah dikembalikan ke Rutan Batam maupun Lapas Barelang melalui mobil tahanan Kejaksaan Negeri Batam.

Kecuali, delapan tahanan yang merupakan terdakwa 1 ton dan 1,6 ton sabu-sabu masih berada di ruang tahanan Pengadilan Negeri Batam.

"Sepertinya itu bang (hendak disidangkan, red). Tapi belum tahu kepastiannya," ujar seorang petugas Pengadilan Negeri Batam.

Baca: Imigran di Bintan Unjuk Rasa Ternyata Menuntut Kelonggaran Waktu Keluar Masuk Hotel

Tidak ada satu pun yang tahu jam berapa dilakukan sidang terhadap terdakwa. Sebab, jadwal sidang adalah hak preoregatif para hakim yang menyidangkan.

Menurut informasi, sidang akan digelar usai sholat maghrib. Para hakim juga tampak masih berada di lantai dua PN Batam.

''Sedang rapat internal," kata sumber lain.

Baca: Jelang Hadapi Persija Jakarta, Bali United Akhiri Kontrak Widodo Cahyono Putro

Para Terdakwa

Terlihat dari jarak sekitar 4 meter (m), tatapan para terdakwa itu biasa saja. Sebagian duduk merenung, dan sebagian lagi memegang jeruji besi dengan pandangan hampa.

Wartawan belum berhasil mewancarai para terdakwa. Apa lagi ke delapan terdakwa tidak dapat berbahasa Indonesia.

Baca: Drama Korea Encounter Tayang Perdana, Raih Rating Tinggi. Comeback Pertama Song Hye Kyo

Stiven Kusuma penerjemah Bahasa Mandarin belum tampak di sekitar tahanan. Pantauan Tribun Batam, beberapa jam lalu Stiven ada. Namun hingga malam ini belum tampak.

Pengacara yang biasa membela hak kepentingan terdakwa, juga belum tampak.(leo)

Penulis: Leo Halawa
Editor: Zabur Anjasfianto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved