Rayu 5 Wanita di Situs Kencan, Pria Malaysia Menipu di Singapura. Satu Korbannya Wanita Indonesia

Seorang pria asal Malaysia di Singapura menipu lima wanita yang dikenalnya di situs kencan, dengan total penipuan mencapai Rp 3,88 miliar

Rayu 5 Wanita di Situs Kencan, Pria Malaysia Menipu di Singapura. Satu Korbannya Wanita Indonesia
The New Paper
Ilustrasi penipuan 

TRIBUNBATAM.id, SINGAPURA - Seorang pria asal Malaysia di Singapura merayu lima wanita yang dikenalnya di situs kencan, kemudian menipu mereka, dengan total penipuan mencapai Sin$ 370.000 atau sekitar Rp 3,88 miliar.

Dari lima wanita yang menjadi korban penipuan, empat warga Singapura dan satu warga Indonesia yang tinggal di Singapura, dilansir TribunBatam.id dari The Straits Times Singapura.

Pria pengangguran bernama Aw Boo Cheong (46) ini mengaku bersalah di pengadilan Singapura, Rabu (28/11/2018) terhadap 14 dakwaan penipuan sebesar Sin4 250 ribu yang dituduhkan kepadanya.

Sementara, dakwaan terkait jumlah lainnya dipertimbangkan selama masa hukuman.

Aw Boo Cheong menipu ke lima wanita tersebut antara Agustus 2016 hingga Juli 2017.

Penduduk permanen Singapura yang menyebut dirinya sebagai "Daniel" ini mencari teman wanita berusia antara 39 dan 48 tahun di situs kencan.

Kepada para korban, "Daniel" mengaku seorang pedagang mata uang asing dan komoditas.

Setelah berhasil mengencani wanita tersebut, para korban kemudian dirayu untuk investasi keuangan.

Jaksa Penuntut Umum Tan Hsiao Tien dalam dakwaannya, Rabu (28/11/2018), mengatakan bahwa pria ini merayu pasangan kencannya untuk investasi di komoditas perak atau mata uang asing.

Para wanita itu manut saja pada rayuan Cheong dan menyerahkan uang mereka.

Namun, ketika ditagih kembali, pria ini mengaku kepada para wanita ini bahwa dia membutuhkan uang untuk berbagai alasan, seperti membayar biaya pengobatan dan perbaikan mobil.

Namun ternyata, Cheong menggunakan uang itu untuk pengeluaran pribadinya, termasuk melunasi utang judi.

Ketika para wanita ini menyadari bahwa mereka menjadi korban penipuan, kelimanya kemudian melaporkan ke polisi antara Desember 2016 dan September 2017.

Sampai saat ini, Cheong sufdah mengembalikan sebagian dari utangnya kepada seorang korban, namun nilainya baru Sin$ 500.

Vonis terhadap Cheong akan dibacakan hakim pada 2 Januari 2019 dengan ancaman penjara hingga 10 tahun dan denda.

Penulis: Alfian Zainal
Editor: Alfian Zainal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved