BATAM TERKINI

Obat Selalu Kosong, Keluarga Pasien RSUD Embung Fatimah Pertanyakan Kebijakan Beli Obat Diluar

Sepanjang tahun 2018 sudah beberapa kali mertuanya dirawat di RSUD EF dan selalu saja ada obat yang tidak ada di Rumah sakit dan harus dibeli keluar.

Obat Selalu Kosong, Keluarga Pasien RSUD Embung Fatimah Pertanyakan Kebijakan Beli Obat Diluar
tribunbatam/ian pertanian
Suasana depan RSUD Embung Fatimah 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Pasien BPJS yang menjalani rawat inap di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD EF) mempertanyakan kebijakan pihak rumah sakit yang meminta para pasien untuk membeli obat keluar yakni di apotik yang telah ditentukan.

"Sudah berapa kali mertua saya di rawat di RSUD EF, selalu ada obat yang harus dibeli keluar, itupun apotiknya langsung ditunjuk," kata Herma, yang keluarga sedang dirawat di RSUD EF, Jumat (30/11/2018).

Herma mengatakan mertuanya kebetulan mengidap penyakit Asma, yang sering kambuh.

"Jadi kalau kambuh memang harus dibawa ke rumah sakit dan paling cepat tiga hari menjalani rawat inap," kata Herma.

Sepanjang tahun 2018 sudah beberapa kali mertuanya dirawat di RSUD EF dan selalu saja ada obat yang tidak ada di Rumah sakit dan harus dibeli keluar.

"Makanya kami bingung, kok beli di luar," kata Herma.

Baca: Pelatih Bali United Dipecat Untungkan Persija, Simak 5 Fakta Jelang Duel Bali United vs Persija

Baca: VIRAL Kenalan di Facebook, Pemuda 23 Tahun Ini Nikahi Janda 5 Anak Berusia 49 Tahun

Baca: Terdengar Ledakan Mirip Mercon Disusul Teriakan Histeris, Seorang Bule Ditemukan Bersimbah Darah

Baca: Berkedok Arisan Simpan Pinjam, 40 Warga Batam Tertipu Arisan Online dan Rugi Rp 400 Juta

Baca: Tetangga Saksikan Tahir Disambar dan Diseret Buaya saat Cuci Kaki di Sungai Lancang Usai Melaut

Dia juga mengatakan obat yang harus dibeli diluar sudah ditentukan beli di apotek tertentu.

"Ini yang kami bingungkan, kenapa obat selalu kosong dan kalaupun beli di luar apotiknya di tentukan, apotik yang ditentukan lumayan jauh dari rumah sakit, tidak bisa jalan kaki. Padahal banyak apotik di sekitar RSUD," kata Herma.

Dia sudah beberapa kali tanyakan kepada perawat dan petugas di Apotik rumah sakit namun dirinya hanya mendapat jawaban bahwa obatnya sedang kosong.

"Mertua saya sudah beberapa kali masuk rumah sakit dan paling sedikit tiga hari baru pulang, kok obat kosong terus, awal tahun 2018 sudah pernah masuk, ini sudah akhir tahun tetap saja obatnya kosong,"kata Herma.

Sementara mengenai informasi tersebut direktur RSUD EF dr.Any Dwiana yang dikonfirmasi Tribun Batam mengatakan dirinya baru mengetahui informasi tersebut.

"Nanti kami cek dulu, kamar berapa pasiennya,"kata Any berdalih.

Any tidak memberikan jawaban jelas mengenai kekosongan obat tersebut dan kenapa harus beli obat ke luar dan kenapa harus ke apotik tertentu.(Ian)

Penulis: Ian Pertanian
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved