BATAM TERKINI

Pasien yang Berobat di RSUD Kecewa Obat Sering Habis dan Diarahkan Beli di Apotik Tertentu

Persoalan obat yang sering kosong di Apotik Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD EF) membuat sejumlah pasien BPJS yang menjalani rawat inap di Rumah Sakit.

Pasien yang Berobat di RSUD Kecewa Obat Sering Habis  dan Diarahkan Beli di Apotik Tertentu
Tribun Batam/Argianto DA Nugroho
Direktur RSUD Embung Fatimah, drg. Ani Dewiyana 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Persoalan obat yang sering kosong di Apotik Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD EF) membuat sejumlah pasien BPJS yang menjalani rawat inap di Rumah Sakit Umum tersebut menyesalkan sikap rumah sakit.

Sebab obat yang dibutuhkan pasien sering kosong dan disuruh beli obat ke luar. Parahnya keluarga pasien disuruh membeli obat ke apotik yang ditentukan.

"Sudah berapa kali mertua saya dirawat di RSUD EF, selalu ada obat yang harus dibeli keluar, itupun apotiknya langsung ditunjuk,"kata Herma, keluarga yang sedang dirawat di RSUD EF, Jumat (30/11/2018).

Baca: 880 Napi Kasus Narkotika Belum Dipindah ke Lapas Narkoba di Pinang Karena Masih Survei Keamanan

Baca: Ngaku Pernah Dihajar Preman, Brimob Gadungan Ini Diamankan saat Berbincang dengan Bhabinkambtimas

Baca: RSUD Embung Fatimah Harus Larang Dokter Resepkan Obat Keluar Apotek

Herma mengatakan mertuanya kebetulan mengidap penyakit Asma, yang sering kambuh."Jadi kalau kambuh memang harus dibawa ke rumah sakit dan paling cepat tiga hari menjalani rawat inap,"kata Herma.

Ia juga mengatakan obat yang harus dibeli di luar sudah ditentukan beli di apotek tertentu."Ini yang kami bingungkan, kenapa obat selalu kosong dan kalaupun beli di luar apotiknya di tentukan. Apotik yang ditentukan lumayan jauh dari rumah sakit, tidak bisa jalan kaki. Padahal banyak apotik di sekitar RSUD,"kata Herma.

Dia sudah beberapa kali tanyakan kepada perawat dan petugas di apotik rumah sakit namun dirinya hanya mendapat jawaban bahwa obatnya sedang kosong.

"Mertua saya sudah beberapa kali masuk rumah sakit dan paling sedikit tiga hari baru pulang, kok obat kosong terus, awal tahun 2018 sudah pernah masuk, ini sudah akhir tahun tetap saja obatnya kosong,"kata Herma.

Sementara mengenai informasi tersebut Direktur RSUD EF dr.Any Dwiana yang dikonfirmasi Tribun Batam mengatakan dirinya baru mengetahui informasi tersebut."Nanti kami cek dulu, kamar berapa pasiennya,"kata Any.

Any tidak memberikan jawaban jelas mengenai kekosongan obat tersebut dan kenapa harus beli obat keluar dan kenapa harus ke apotik tertentu. (*)

Penulis: Ian Pertanian
Editor: Sihat Manalu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved