CUACA KEPRI HARI INI

Sedia Payung dan Jas Hujan, BMKG Prediksi Hujan Disertai Angin Kencang di Anambas

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat pada sejumlah lokasi di Anambas

Sedia Payung dan Jas Hujan, BMKG Prediksi Hujan Disertai Angin Kencang di Anambas
ndtv
ilustrasi hujan 

TRIBUNBATAM.id, ANAMBAS - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat pada sejumlah lokasi di Anambas.

Informasi yang dihimpun dari Prakirawan Cuaca BMKG Kepri, sejumlah lokasi di Anambas seperti Kecamatan Jemaja, Siantan Selatan, Siantan Timur, dan di sekitar Kecamatan Siantan ‎bahkan berpotensi disertai petir dan angin kencang.

"Upadate peringatan dini cuaca wilayah Kepulauan Riau tanggal 30 November 2018 pukul 08.20 WIB.

Baca: Jadwal Lengkap Pekan 33 Liga 1, Jika Persija Kalah, PSM Menang, Juku Eja Langsung Pesta Juara Liga1

Baca: Terancam Krisis dengan Rusia, Presiden Ukraina Minta Tolong Jerman

Baca: Berkedok Arisan Simpan Pinjam, 40 Warga Batam Tertipu Arisan Online dan Rugi Rp 400 Juta

Baca: Hasil dan Klasemen Grup Liga Europa Setelah Arsenal, Chelsea dan AC Milan Pesta Gol

Kondisi ini diperkirakan masih akan berlangsung ‎hinga pukul 10.00 WIB," demikian pesan yang disampaikan Prakirawan BMKG Kepri melalui layanan pesan singkat kepada Tribun Jum'at (30/11/2018).

Sementara Stasiun Meteorologi Maritim Pontianak juga memprediksi ‎hujan lebat dengan arah angin utara-timur laut dengan kecepatan 2-15 knot. Sementara tinggi gelombang diperkirakan antara 0.3 hingga 2.0 meter.

Dari Prakirawan Bayu Santoso disebutkan kalau kondisi sinoptik angin di atas wilayah perairan Kalimantan Barat, di utara khatulistiwa dan umumnya bertiup dari utara hingga timur.

Termasuk di selatan khatulistiwa umumnya bertiup dari tenggara hingga barat dengan kecepatan angin berkisar antara 2 sampai 20 knot.

Kondisi cuaca di Anambas ini ‎pun, begitu mendapat perhatian warga. Cuaca yang kerap berubah-ubah, begitu diwaspadai oleh masyarakat khususnya pada akhit tahun ini.

"Kalau akhir tahun musim pancaroba itu sepertinya biasa. Beberapa hari kemarin kan cuacanya panas bahkan pada malam hari. Nah sekarang hujan. Yang jelas, perlu diantisipasi saja," sebut Martani salahseorang warga Tarempa.(tyn)

Penulis: Septyan Mulia Rohman
Editor: nandrson
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved