BATAM TERKINI

VIDEO - 40 Warga Batam Rugi Rp 400 Juta Tertipu Arisan Online, Begini Pesan Kapolresta Barelang

Sebanyak 40 warga Batam membuat laporan ke Polresta Barelang, Batam terkait kasus penipuan arisan online, Kamis (29/11/2018). Begini pesan Kapolresta.

TRIBUNBATAM.id, BATAM -  Sebanyak 40 warga Batam membuat laporan ke Polresta Barelang, Batam terkait kasus penipuan arisan online, Kamis (29/11/2018).

Saat ini, kasus penipuan tersebut ditangani oleh unit 1 Satreskrim Polresta Barelang.

Nila salah satu korban yang membuat laporan saat ditemui Tribunbatam.id mengatakan, dari keseluruhan yang membuat laporan, setidaknya kerugian mencapai Rp 400 juta.

"Arisan online itu bernama Arisan Soise. Mereka menawarkan melalui media sosial," sebut Nila.

Modus penipuan ini dikatakan Nila yakni Arisan Simpan Pinjam.

Baca: Setelah 23 Tahun Dipenjara, Ternyata Tidak Bersalah., Terungkap Berkat Sundutan Rokok

Baca: BARELANG MARATHON 2018 - Tempuh Perjalanan Jauh, Sugiyarto Boyong Anak Istri Ikut Barelang Marathon

Baca: BREAKINGNEWS. Mantan Presiden Amerika Serikat George HW Bush Meninggal Dunia

Baca: INFO CPNS 2018 - Hari Ini, Sabtu (1/12) BKN Bakal Umumkan Hasil Tes SKD dan Peserta Tes SKB

Baca: Mengharukan. Bocah Ini Kirim Kartu Ulang Tahun untuk Ayahnya di Surga, Ini yang Dilakukan Tukang Pos

Anggota yang mengikuti arisan nantinya akan mendapatkan keuntungan setelah 18 hari bergabung dalam arisan tersebut.

"Misalnya kita investasi Rp 1 juta. Nah selama 18 hari kemudian kita akan mendapat untung Rp 300 ribu. Total keuntungan menurutnya seberapa banyak kita berinvestasi," lanjutnya.

Namun menurutnya, Semenjak ia bergabung dalam investasi tersebut, tidak sekalipun ia mendapatkan keuntungan dari semua itu.

Sebab awalnya, Lena pendiri arisan mengatakan akan memutar kembali modal tersebut.

"Saya sudah investasi sebanyak Rp 15 juta. Dan tidak pernah dapat untung. Sekarang no hp nya sudah tidak aktif lagi," sebut Nila.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Barelang AKP Andri Kurniawan mengatakan, sejauh ini polisi masih memeriksa beberapa saksi yang ada terkait laporan tersebut

"Kita akan melakukan penyelidikan dulu terkait kasus ini. Memang sudah ada beberapa orang yang membuat laporan," singkatnya.(koe)

Penulis: Eko Setiawan
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved