BATAM TERKINI

Dua Wilayah di Kepri Ini Rawan Peredaran Obat dan Makanan Ilegal dan Jadi Pemasok Wilayah Lain

Dua wilayah di Kepri ini rawan peredaran obat dan makanan ilegal dan menjadi pusat pemasok untuk sejumlah wilayah lainnya.

Dua Wilayah di Kepri Ini Rawan Peredaran Obat dan Makanan Ilegal dan Jadi Pemasok Wilayah Lain
TRIBUNBATAM.id/DEWANGGA RUDI SERPARA
BPOM Kepri menggelar razia di sejumlah tempat di Kepri dan menyita ribuan kosmetik ilegal 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Peredaran obat dan makanan ilegal Kepri, terdistribusi ke berbagai kota dan pulau yang berada di Kepulauan Riau.

Namun BPOM Kepri, Yosef Dwi Irwan memaparkan daerah yang rentan menjadi tempat peredaran makanan dan obat ilegal di Kepri hanya terdiri dari dua wilayah.

"Wilayah yang rentan peredaran kosmetik ilegal di Kota Batam dan Kota Tanjungpinang, sedangkan kabupaten dan kota lain perolehannya kosmetik ilegal berasal dari Batam dan Tanjung Pinang," tuturnya.

Lanjut Yosef, ada beberapa sarana yang menjadi tempat temuan praktik penjualan obat dan makanan ilegal di Kepulauan Riau.

"Untuk di Kota Batam kosmetik ilegal cenderung ditemukan di konter2 di pusat perbelanjaan (mall) sedangkan untuk di Kota Tanjung Pinang di pasar tradisionalnya ada juga beberapa ditemukan di konter di pusat2 perbelanjaan," jelasnya kepada TRIBUNBATAM.id Senin (3/12/2018).

Baca: BREAKINGNEWS. Kesenggol Motor dan Ditinggal Kabur Pelaku, Seorang Pemotor Terkapar di Jalan Seraya

Baca: Ajak Semua Kalangan Berperan, BNN Batam Bagi Nomor Call Centre Untuk Laporkan Penyalahgunaan Narkoba

Baca: PENTING! Besok Siang (2/12) Air ATB Sejumlah Wilayah Batam Bakal Mati. Cek Wilayah Terdampak Disini

Baca: INFO GEMPA HARI INI - BMKG Rilis Gempa 5.0 SR Guncang Maluku Senin Siang Jam 13.04 WIB

Selain melakukan penertiban secara langsung, Yosef juga menjabarkan bahwa BPOM Kepri juga melakukan operasi digital terhadap penyebaran obat dan makanan ilegal.

"Era digital saat ini juga berpotensi terdistribusinya kosmetik ilegal secara online, yang ini lebih sulit dipantau mas, karena nama dan alamatnya kan hanya di dunia maya, sehingga kami sekarang juga melakukan operasi cyber untuk memantau pergerakan penjualan online di medsos," terangnya.

Penertiban peredaran obat dan makanan ilegal di Kepri tidak hanya dilakukan oleh BPOM Kepri seorang diri.

Yosef menuturkan dukungan Pemda dan Aparat lainnya juga berpengaruh terhadap pemutusan peredaran obat dan makanan ilegal di Kepri.

"Perlu saya tambahkan, bahwa pemberantasan Obat dan Makanan ilegal, termasuk kosmetik BPOM tidak mampu sendirian (single player) dukungan dari Pemerintah Daerah sangat berperan penting untuk memutus mata rantai supply and demand dari produk ilegal masuk dan beredar ke wilayah Batam dan sekitarnya," tegasnya. (drs)

Penulis: Dewangga Rudi Serpara
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved