BATAM TERKINI

Hari Ini JPU Bakal Hadirkan Hartono Korban Pelapor saat Sidang Terdakwa Dorkas Lominori

Jaksa Penuntut Umum (JPU) dijadwalkan Senin (3/12/2018) kembali menghadirkan Dr Hartono pada sidang terdakwa Dorkas Lominori.

Hari Ini JPU Bakal Hadirkan Hartono Korban Pelapor saat Sidang Terdakwa Dorkas Lominori
TRIBUNBATAM/LEO HALAWA
Beberapa saksi saat disumpah oleh Majelis Hakim sebelum memberikan keterangan dalam sidang lanjutan dengan terdakwa Dorkas Lominori di Pengadilan Negeri Batam, Rabu (14/11/2018) 

TRIBUNBATAM.id, BATAM – Jaksa Penuntut Umum (JPU) dijadwalkan Senin (3/12/2018) kembali menghadirkan Dr Hartono pada sidang terdakwa Dorkas Lominori.

 Kehadiran Hartono ini, merupakan kali yang kedua. Pertama, saksi Hartono telah dihadirkan JPU Frihesti Putri Gina sebelumnya.

Kesaksian Hartono dirasa perlu, sebab, Hartono adalah merupakan korban pelapor. Atas laporan Hartono, Dorkas menjadi tersangka di tingkat penyidikan hingga mengantarnya di pengadilan sebagai terdakwa.

Terdakwa Dorkas disidangkan di Pengadilan Negeri Batam sejak Senin, (29/10/2018) sampai dengan hari ini. SIPP PN Batam mencatat, sidang sejak Senin, (29/10/2018) tersebut sampai dengan ini sudah 14 kali sidang.

Baca: Dikira Teroris, Hotman Paris dan Istri Ditahan Polisi Italia. Ternyata Dipicu Uang Ratusan Juta

Baca: INFO CPNS 2018 - 95 Instansi Umumkan Hasil Tes SKD dan Nama Peserta SKB CPNS 2018. Cek Link Disini

Baca: BERITA PERSIB - Bojan Malisic Bakal Hengkang dari Persib? Begini Unggahan di Akun Instagramnya

Baca: INFO CUACA BMKG - Hujan Diperkirakan Bakal Landa Batam Senin (3/12) Jam 7 Malam dan Jam 4 Dinihari

Ketua Mejelis Hakim Yona Lamerossa Ketaren dengan dua hakim anggota Taufik Nainggolan dan Rozza El Afrina yang memeriksa perkara bernomor 882/Pid.B/2018/PN Btm, memerintahkan, baik kepada JPU dan pengacara Dorkas, Kaspol Jihad dkk, agar sidang dipercepat. Sehingga dijadwalkan tiga dalam sepekan yakni, Senin, Rabu dan Kamis.

Sebelumnya, Dorkas yang juga caleg Gerindra ini ditangkap Polisi beberapa bulan lalu. Dorkas ditersangkakan Satrekrim Polresta Barelang karena diduga melakukan tindak pidana sebagaimana diatur dalam pasal 378 KUHP tentang perbuatan curang atau tipu muslihat.

Atas penetapan tersangka sebelumnya, sempat melakukan perlawanan kepada Polri melalui pra peradilan. Karena tidak bersalah. Pra peradilan bernomor 7/Pid.Pra/2018/PN Btm kandas, setelah hakim tunggal Renni Pitua Ambarita menolak seluruh permohonan Dorkas. Dan memerintahkan, Dorkas akan disidangkan pada persidangan selanjutnya. (leo)

Penulis: Leo Halawa
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved