BATAM TERKINI

Awalnya Curi Tas Korban, Pelaku Kuras Isi ATM Rp 21 Juta. Begini Cara Pelaku Dapatkan Nomor PIN

Seorang pelaku pencurian di gereja Imannuel Seraya, yang awalnya mencuri sebuah tas berhasil menguras isi ATM korban setelah mengetahui nomor PIN nya.

Awalnya Curi Tas Korban, Pelaku Kuras Isi ATM Rp 21 Juta. Begini Cara Pelaku Dapatkan Nomor PIN
TRIBUNBATAM.id/EKO SETIAWAN
Tiga Tersangka pelaku pencurian di Gereja Immannuel diamankan Polsek Batuampar 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Seorang pelaku pencurian di gereja Imannuel Seraya, Batuampar yang awalnya hanya mencuri sebuah tas berhasil menguras isi ATM korban setelah mengetahui nomor PIN ATM tersebut.

Setelah berhasil menguras isi ATM, pelaku akhirnya kabur dari Batam.

Saat melakukan ekspose, Kapolsek Batu Ampar AKP Reza Morandy Tarigan mengungkapkan, PIN ATM tersebut mereka dapat dari HP korban yang mereka curi. 

"Selain mencuri laptop dan tas, mereka juga mencuri HP. Pelaku ini pintar, mereka mengacak-acak HP korban dan mendapatkan nomor PIN ATM," sebut Reza menerangkan dalam eksepose perkara di Polsek Batu Ampar, Selasa (4/12/2018).

Baca: INFO CPNS 2018 - Tanpa Passing Grade, BKN Bocorkan Jumlah Soal dan Aturan Main Tes SKB CPNS 2018

Baca: BERITA PERSIB - Sempat Juarai Paruh Musim Liga 1 2018, Persib Bandung Tergelincir di Putaran Kedua

Baca: Dipicu Uang Rp 350 Ribu, Begini Kronologi Pembunuhan & Pemerkosaan EHA, Mayat Pakai Helm di Boyolali

Baca: Ingin Tangkap Macan Tutul, Polisi Hutan di India Gunakan Umpan 3 Manusia

Setelah mendapatkan nomor PIN, kemudian pelaku menuju ATM. Seperti mendapatkan durian runtuh, uang di dalam ATM tersebut sebanyak Rp 21 juta.

"Kemudian uang ini dibagi-bagikan kepada adik-adiknya yang juga kita tangkap itu. Kedua adik Im alias I dan Da alias D. Pelaku utama itu, kakaknya yang paling besar berinisial H," lanjut Reza.

Tidak ada perlawanan saat dibekuk, para pelaku langsung mengakui kalau mereka baru mencuri di mess gereja Imanuel. Dan uang yang ada di dalam rekening sudah mereka bagi-bagi.

Sejauh ini, pihak kepolisian masih melakukan pemeriksaan terhadap para pelaku yang diketahui merupakan kakak beradik tersebut.

"Menurut mereka baru sekali ini melakukan aksinya. Ketiga pelaku di sini kerja serabutan. Tapi kita masih lakukan pengembangan," tegasnya.

Sementara itu, H pelaku utama saat dimintai keterangan mengakui kalau dia mendapatkan kode PIN ATM dari ponsel milik korban yang ia bawa kabur. 

"Saya kasih adik-adik saya uang itu sebahagian. Kemudian kami pulang kampung. Di Batam saya kerja serabutan," sebutnya.

Apapun alasan pelaku, saat ini ia harus mempertanggungjawabkan perbuatannya. Sejauh ini polisi masih memeriksa ketiga pelaku. (koe)

Penulis: Eko Setiawan
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved