BATAM TERKINI

Jumlah Pelapor Jadi 65 Orang, MS Diduga Rugikan Rp 315 Juta Saat Beraksi Sebagai Calo Pencari Kerja

Korban penipuan tenaga kerja yang dilakukan oleh MS (29), terus berdatangan ke Polsek Sagulung dan kini menjadi 65 orang korban.

Jumlah Pelapor Jadi 65 Orang, MS Diduga Rugikan Rp 315 Juta Saat Beraksi Sebagai Calo Pencari Kerja
TRIBUNBATAM.id/ALFANDI SIMAMORA
Para pencaker mendatangi Polsek Sagulung Rabu (28/11/2018) kemarin untuk menanyakan MS apakah sudah diamankan pihak kepolisian. 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Korban penipuan tenaga kerja yang dilakukan oleh MS (29), terus berdatangan ke Polsek Sagulung setelah berita penipuan tersebut naik di media massa dan media online.

"Kami baru tahu, selama ini kami menunggu, katanya kemarin MS pulang kampung karena ada anggota keluarganya meninggal," kata Agnes Situmorang.

Dia mengatakan, semenjak kepulangan MS ke kampung halamannya, mendadak nomor telepon dan WA nya tidak bisa dihubungi.

"Awalnya saya tidak curiga, saya pikir namanya berduka, kita malah kasihan,"kata Agnes.

Baca: Rusuh! Laga Perebutan Juara Ketiga Persita vs Kalteng Putra Dihentikan. Kalteng Masih Unggul 2-0

Baca: Pengidap Gangguan Jiwa di Batam Juga Akan Diberi Hak Suara saat Pemilu 2019

Baca: BPOM Kepri dan Tim Terpadu Gelar Razia Kosmetik Ilegal, Penjaga Kios Berhamburan

Baca: BREAKINGNEWS. Demo Pertamina, Sejumlah Mahasiswa Mandi Tepung & Bawa Jeriken. Ini Tuntutan Mereka

Namun dua hari yang lalu, mereka dapat kabar dari kawan-kawannya, bahwa MS sudah ditahan Polisi karena melakukan penipuan.

"Makanya kami datang ke Polsek ini memastikan. Ternyata benar sudah banyak yang lapor,"kata Agnes.

Agnes menceritakan dirinya membayar sebesar Rp 6 juta rupiah untuk dimasukkan ke PT Sumitomo, Muka Kuning Batam.

"Kemarin waktu kasih uangnya, dia mengatakan dua tiga hari baru dikabari, tapi semenjak saya kasih uang, sudah ada lebih dari dua minggu lebih, malah tidak ada kabar,"kata Agnes.

Dia juga mengatakan nomor telepon Melda dan WA nya malah tidak aktif.

"Tidak bisa dihubungi lagi," kata Agnes.

Di tempat terpisah Kapolsek Sagulung, AKP Dwihatmoko mengatakan, sampai saat ini mereka masih menunggu laporan dari para korban.

"Yang pertama kita terima 40 orang, jumlah tersebut bertambah terus," kata Dwihatmoko.

Dia juga mengatakan, sampai saat ini sudah ada 65 orang yang sudah datang ke Polsek membuat laporan dan membawa kwitansi pembayaran.

"Kita masih menghimbau kepada warga lainnya yang menjadi korban, agar secepatnya membuat laporan,"kata Dwihatmoko.

Untuk jumlah uang yang sudah disetor dan diterima oleh MS dari para korbannya kurang lebih Rp 315 juta rupiah. (ian)

Penulis: Ian Pertanian
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved