BATAM TERKINI

Berhasil Kuras Rp 21 Juta dari Kartu ATM, Pria Ini Dapat Nomor PIN dari Handphone Hasil Curian

Pelaku kejahatan di Batam, Kepulauan Riau berhasil menguras isi kartu ATM senilai Rp 21 juta. Ternyata pelaku mendapat nomor PIN dari HP curian.

Berhasil Kuras Rp 21 Juta dari Kartu ATM, Pria Ini Dapat Nomor PIN dari Handphone Hasil Curian
ilustrasi handphone (HP) 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Polisi berhasil mengamankan seorang pelaku pencurian di gereja Imannuel Seraya, Batuampar. 

Pelaku awalnya hanya mencuri sebuah tas, namun akhirnya berhasil menguras isi ATM korban setelah mengetahui nomor PIN ATM tersebut.

Setelah berhasil menguras isi ATM, pelaku memilih kabur dari Batam.

Saat melakukan ekspose, Kapolsek Batu Ampar AKP Reza Morandy Tarigan mengungkapkan, PIN ATM tersebut mereka dapat dari HP korban yang mereka curi. 

"Selain mencuri laptop dan tas, mereka juga mencuri HP. Pelaku ini pintar, mereka mengacak-acak HP korban dan mendapatkan nomor PIN ATM," sebut Reza menerangkan dalam eksepose perkara di Polsek Batu Ampar, Selasa (4/12/2018).

Baca: CPNS 2018 - Link Pengumuman Peserta Lolos Tes SKD di 32 Instansi dan Nama Peserta Tes SKB CPNS 2018

Baca: INFO CUACA BMKG - Siapkan Payung! Pagi Ini Wilayah Batam Diprediksi Bakal Dilanda Hujan

Baca: JANGAN LUPA! Malam Nanti (5/12) Air ATB Mati di Sejumlah Wilayah Batam Ini. Cek Lokasi dan Jadwalnya

Baca: Bisa Jadi Saksi, 6 Artis Ibukota Ini Pernah Terima Endorse Produk Kosmetik Ilegal di Instagram

Setelah mendapatkan nomor PIN, kemudian pelaku menuju ATM. Seperti mendapatkan durian runtuh, uang di dalam ATM tersebut sebanyak Rp 21 juta.

"Kemudian uang ini dibagi-bagikan kepada adik-adiknya yang juga kita tangkap itu. Kedua adik Im alias I dan Da alias D. Pelaku utama itu, kakaknya yang paling besar berinisial H," lanjut Reza.

Tidak ada perlawanan saat dibekuk, para pelaku langsung mengakui kalau mereka baru mencuri di mess gereja Imanuel. Dan uang yang ada di dalam rekening sudah mereka bagi-bagi.

Sejauh ini, pihak kepolisian masih melakukan pemeriksaan terhadap para pelaku yang diketahui merupakan kakak beradik tersebut.

"Menurut mereka baru sekali ini melakukan aksinya. Ketiga pelaku di sini kerja serabutan. Tapi kita masih lakukan pengembangan," tegasnya.

Sementara itu, H pelaku utama saat dimintai keterangan mengakui kalau dia mendapatkan kode PIN ATM dari ponsel milik korban yang ia bawa kabur. 

"Saya kasih adik-adik saya uang itu sebahagian. Kemudian kami pulang kampung. Di Batam saya kerja serabutan," sebutnya.

Apapun alasan pelaku, saat ini ia harus mempertanggungjawabkan perbuatannya. Sejauh ini polisi masih memeriksa ketiga pelaku. (koe)

Penulis: Eko Setiawan
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved