KEPRI TERKINI

Kejati Kepri akan Umumkan Nama Tersangka di Hari Anti Korupsi

"Kita umumkan tersangka ini bertepatan dengan hari Anti korupsi. Sebagai wujud keprihatinan kita di saat pemerintah tengah gencar melakukan pemberanta

Kejati Kepri akan Umumkan Nama Tersangka di Hari Anti Korupsi
TRIBUNBATAM.id/WAHIB WAFA
Aspidus Kejati Kepri Fery Tas 

TRIBUNBATAM.id, TANJUNGPINANG - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kepri mendapat petunjuk penyidikan kasus dugaan Korupsi BPDB Provinsi Kepri tahun anggaran 2012-2016.

Pihaknya telah menemukan tindakan melawan hukum terhadap kasus tersebut.

Selain telah meningkatkan status penyidikan terhadap kasus tersebut, Kejati dikabarkan tinggal menetapkan para calon tersangka.

Pihak kejaksaan beranggapan telah menemukan bukti permulaan yang cukup dalam menetapkan tersangka.

Asisten Tindak Pidana khusus (Aspidsus) Kejati Kepri Fery Tas, SH, M.Hum, M.Si tidak membantah bahwa upaya penyidikan sudah menemukan hasil. Bahkan Fery Tas menyebutkan telah mengantongi para calon tersangka.

"Ia kita sudah kantongi para tersangka. Jumlah lebih dari satu orang. Dua orang insya Allah. Tunggu tak lama lagi kita umumkan," kayaFery Tas dikonfirmasi TRIBUNBATAM.id , Kamis (6/12/2018).

Baca: HP Bekas Banjiri Batam, Bea Cukai Ungkap Modus Penyeludupan dari Singapura

Baca: SIAP-SIAP! Tonton Live Streaming Semifinal Piala AFF 2018, Vietnam vs Filipina Jam 19.00 WIB.

Baca: Warganet Keluhkan Gangguan Jaringan Internet di Batam, Telkomsel Minta Maaf

Kemungkinan dalam Minggu ini pihaknya menetapkan terhadap tersangka. Namun ia enggan menyebutkan siapa nama tersangka dan pastinya, dua tersangka merupakan seorang yang pernah menduduki jabatan tinggi di BPDB Pemprov Kepri.

"Nanti pak Kajati yang memberikan pengumuman penetapan tersangka kepada Media," ungkapnya lagi.

Sekaligus penetapan ini sebagai bentuk keprihatinan Kejaksaan yang mana masih ada para pejabat yang menyalahgunakan wewenang untuk meraih keuntungan sendiri.

Terlebih bulan ini bertepatan dengan hari Anti korupsi sedunia yang jatuh pada 9 Desember 2018.

"Kita umumkan tersangka ini bertepatan dengan hari Anti korupsi. Sebagai wujud keprihatinan kita di saat pemerintah tengah gencar melakukan pemberantasan korupsi. Semoga ke depan lebih baik tanpa ada korupsi," tutupnya.

Sebelumnya diberitakan Kejaksaan Tinggi Kepri memanggil dan memeriksa belasan orang pejabat PPBD Kepri. Beberapa diantaranya juga petinggi BPBD kepri juga telah memberikan keterangan kepada pihak penyidik.

Diantara pejabat tersebut terdapat inisial Mr selaku bendahara di BPBD Kepri tahun anggaran 2012-2016. Kemudian dua Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) tahun anggaran 2013-2016 berinisial D, dan PPTK tahun anggaran 2016 berinisial A, termasuk PPTK di masing-masing kegiatan di BPBD Kepri saat itu berinisia MAY, NRW, RAP dan NI.(wfa)

Penulis: Wahib Wafa
Editor: Zabur Anjasfianto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved