BATAM TERKINI

VIDEO - Polisi Amankan 4 Pelaku Judi Gelper di Jodoh. Seorang Wanita Berperan Sebagai Wasit

Polisi tidak menemukan izin yang lengkap pengoperasikan judi gelper ini. Bahkan mereka dengan berani melakukan perjudian di dalamnya.

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Penyidik unit 1 Satreskrim Polresta Barelang mengamankan empat pelaku perjudian saat bermain Gelper di kawasan Pasar Induk Jodoh.

Kanit Unit 1 Satreskrim Polresta Barelang Ipda Pandu Pranata Surya, Rabu (5/10/2018) siang mengatakan, empat orang tersangka masing-masing berinisial Js, Es, Bs dan satu orang perempuan yang bertindak sebagai wasit berinisial RA.

"Kita amankan Sabtu 4 Desember 2018 lalu. Informasi dari masyarakat memang di gelper Tarigan House Game ada unsur perjudian di dalamnya," jelas Pandu.

Dalam penangkapan tersebut, polisi juga mengamankan dua unit mesin gelper, selain itu juga ada uang tunai senilai Rp 800 ribu.

"Modusnya itu membeli koin, kemudian setelah menang ia menukarkan koin dengan uang," lanjutnya.

Baca: Kemendagri Bongkar Praktik Jual-Beli Blanko KTP Elektronik di Situs Jual Beli Ini, Pelaku Terlacak

Baca: Dinas Pupera Bandung Barat Gelar Studi Proses Pembangunan IPAL ke BP Batam

Baca: Tipu Warga Batam, 3 WNA dan 1 WNI Dibekuk Polresta Barelang di Jakarta. Begini Modus yang Digunakan

Baca: Seorang Remaja Nyaris Jadi Korban, Ditreskrimum Polda Kepri Gagalkan Penyelundupan 29 TKI Ilegal

Selain itu, dari hasil pemeriksaan, polisi tidak menemukan izin yang lengkap pengoperasikan judi gelper ini. Bahkan mereka dengan berani melakukan perjudian didalamnya.

Menurut Pandu, pihak kepolisian akan terus melakukan pemantauan terkait masalah ini. Jika memang ada unsur perjudian didalamnya, polisi akan melakukan tindakan.

"Yang jelas judi tidak boleh. Kita juga akan melakukan pemantauan ditempat-tempat yang lain," tegasnya.

Sementara itu, RA perempuan yang bertugas menjadi wasit dalam tempat gelper tersebut mengaku baru seminggu bekerja di sana. Ia diupah Rp 140.000 sehari untuk menjaga gelper tersebut.

Dan ia juga mengakui, kalau di sana diperbolehkan untuk menukar koin dengan uang.

"Saya kerja baru satu minggu. Saya cuma jadi wasit saja," sebutnya.

Para tersangka dikenakan pasal 303 dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara. Polisi berharap, dengan adanya kasus ini, para terasangka bisa jera dan tidak lagi mengulangi perbuatanya. (koe)

Penulis: Eko Setiawan
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved