Wawako Tanjungpinang: Perempuan harus Jadi Agen Utama Pencegahan Perilaku dan Praktik Korupsi

Komunitas Saya Perempuan Anti Korupsi binaan KPK melaksanakan temu karya dalam rangka memperingati Hari Anti Korupsi Sedunia Tahun 2018

Wawako Tanjungpinang: Perempuan harus Jadi Agen Utama Pencegahan Perilaku dan Praktik Korupsi
ist
Komunitas Saya Perempuan Anti Korupsi (SPAK) binaan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melaksanakan temu karya dalam rangka memperingati Hari Anti Korupsi Sedunia (Hakordia) Tahun 2018 di Hotel Bidakara, Jakarta, Rabu (5/12/2018). 

TRIBUNBATAM.id, TANJUNGPINANG - Perhatiannya yang serius pada anti korupsi mengantar Wakil Wali Kota Tanjungpinang Hj Rahma bertemu dengan begitu banyak wanita yang menaruh sikap yang sama.

Mereka yang bergabung dalam Komunitas Saya Perempuan Anti Korupsi (SPAK) binaan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melaksanakan temu karya dalam rangka memperingati Hari Anti Korupsi Sedunia (Hakordia) Tahun 2018 di Hotel Bidakara, Jakarta, Rabu (5/12/2018).

Temu karya tersebur bertema Etalase Perubahan : "Untuk Perubahan yang Ingin Kita Wujudkan".

Sebagaimana aktivis perempuan lainnya, Rahma bertekad memberantas korupsi dan pencegahan perilaku korupsi dari seluruh Indonesia.

Wakil Ketua KPK, Basaria Panjaitan memberikan pencerahan kepada seluruh agen SPAK tentang peran perempuan dalam pemberantasan dan pencegahan korupsi.

Dia pun meluncurkan SIDAKA (Korupsi dalam Perkawinan Anak) yang merupakan alat bantu dalam bentuk permainan untuk mencegah perilaku dan praktik korupsi dalam perkawinan anak.

Dengan pelaksanaan kegiatan itu, diperkenalkan beberapa inovasi dalam upaya pencegahan korupsi yaitu Semai TPQ merupakan permainan yang diadopsi oleh Agen SPAK Kementerian Agama Bulukumba, Sulawesi Selatan dan pertunjukan Dongeng Antikorupsi yang diinspirasi oleh gerakan SPAK di Nusa Tenggara Barat.

Rahma mengatakan, perempuan harus menjadi agen utama dalam pencegahan perilaku dan praktik korupsi.

"Perempuan harus mengedepankan kejujuran yang dimulai dari diri sendiri dan keluarga, dan itu merupakan langkah awal melawan korupsi."

Dia juga menambahkan peran perempuan sangat besar terutama bagi pejabat-pejabat yg mempunyai istri yang hebat.

Seorang istri pejabat seharusnya dapat menjaga kebanggaan atas prestasi suami yang diamanahkan sebagai seorang pejabat.

Dengan demikian para istri harus mampu membentengi keluarga untuk tidak berperilaku korupsi.

Baca berita terkait di Tribun Batam, Jumat (7/12/2018)

Penulis: Thom Limahekin
Editor: Rio Batubara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved