BATAM TERKINI

Batam Belum Bisa Bersaing dengan Produk Impor, Kemendag Sosialisasi Penggunaan Produk Dalam Negeri

Kedekatan Batam dengan negara tetangga Singapura dan Malaysia memang menjadi tantangan tersendiri.

Batam Belum Bisa Bersaing dengan Produk Impor, Kemendag Sosialisasi Penggunaan Produk Dalam Negeri
TRIBUNBATAM.id/Roma Uly Sianturi
Sosialisasi penggunaan produk dalam negeri bersama Dirjen Perdagangan Dalam Negeri, Kementerian Perdagangan di Planet Holiday 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Kedekatan Batam dengan negara tetangga Singapura dan Malaysia memang menjadi tantangan tersendiri.

Salah satunya masuknya produk-produk luar yang menegasikan produk lokal.

Apalagi produk-produk lokal di Kota Batam belum bisa bersaing penuh dengan produk-produk impor.

Kondisi ini menjadi tantangan masyarakat Kota Batam untuk meminimalisir masyarakat menggunakan barang impor.

Menanggapi hal tersebut, Asisten 2 Bidang Ekonomi, Pemerintah Kota (Pemko) Batam, Pebrialin menyempaikan, padahal barang lokal sendiri dari kualitas isi, rasa tak kalah dengan barang impor.

Namun ada beberapa hal mungkin yang membuat produk lokal kalah dengan impor.

"Misalnya ada UKM yang menjual produk bawang goreng, isinya sangat disukai, tapi kemasannya tidak. Hal seperti ini yang akan kita benahi," ujar Pebrialin dalam acara sosialisasi penggunaan produk dalam negeri bersama Dirjen Perdagangan Dalam Negeri, Kementerian Perdagangan di Planet Holiday, Jumat (7/12/2018).

Baca: Kronologi Perselingkuhan Maut di Cirebon, Tak Terima Diputus Kekasih Gelap Dibunuh Secara Sadis

Baca: Pegatron, Perakit Komponen iPhone Dikabarkan Alihkan Produksinya ke Batam

Baca: Syahrini Akhirnya Blak-blakan Setelah Dikabarkan Dekat dengan Reino Barack

Dalam acara ini Kota Batam terpilih sebagai satu dari 15 daerah yang telah dilaksanakan. Apalagi kondisi geografis Kota Batam yanh besar memiliki kecenderungan akan produk impor.

Staf Ahli Bidang Iklim Usaha dan Hubungan Antar Lembaga, Suhanto, di sela acara di Hotel Planet Holiday mengatakan kegiatan mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menggunakan produk-produk lokal.

Sehingga bisa menghilangkan kecenderungan masyarakat Batam yang lebih memilih produk impor.

Baca: VIDEO - Tiga Pelaku Curas Ngaku Aparat BNN Lalu Peras Korbannya dan Dibuang di Pinggir Jalan

Baca: Ngaku Aparat BNN, 3 Pria Ini Tak Cuma Peras Uang Korban Tapi Juga Rampas Sabu dan Dipakai Pesta

Baca: Terapkan Medication Therapy Management. BPJS Perkuat Apoteker, Dokter, dan Professional Kesehatan

"Impor sudah sangat dekat dengan kita. Sosialisasi ini kita harapkan meningkatkan konsumsi produk dalam negeri. Dapat melebar ke mana-mana juga," ujar Suhanto.

Sementara itu, lanjut dia, kegiatan ini juga diharapkan hadirnya tokoh baru yang tidak hanya menggunakan produk dalam negeri serta mengajak masyarakat untuk memilih produk dalam negeri.

Dibanding produk-produk impor yang sangat mudah ditemui di Batam.

"Yang lebih sering itu kemasan dari produk UKM kita yang kalah dari negara lain, kita upayakan perbaikan melalui Rumah Kemasan," ujarnya.(rus)

Penulis: Roma Uly Sianturi
Editor: Zabur Anjasfianto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved