Ngaku Anak Hilang, Tawarkan Hadiah Rp1 Miliar Bagi yang Menemukan, Wanita Ini Malah Ditangkap Polisi

Polisi mengatakan, wanita berusia 33 tahun itu sengaja membuat rencana untuk mengumumkan dan melaporkan ke polisi bahwa anaknya hilang

Ngaku Anak Hilang, Tawarkan Hadiah Rp1 Miliar Bagi yang Menemukan, Wanita Ini Malah Ditangkap Polisi
screenshot scmp
Seorang wanita mengumumkan kehilangan anak dan menawarkan hadiah uang Rp 1 miliar di China 

TRIBUNBATAM.id, YUEQING - Bertengkar dengan suami, dan ingin menguji kesetiaan suami pada dirinya dan anaknya, wanita ini malah ditangkap polisi.

Ya wanita yang dikenal dengan nama keluarga Chen di Yueqing, Wilayah Zhejiang, China ini ditangkap polisi karena memberikan pernyataan palsu atas kehilangan anaknya.

Sementara anaknya yang baru berusia 11 tahun itu, disembunyikan di sebuah tempat, hingga kemudian menemukan sang anak.

Baca: Bahaya Mobil Matik Terjang Banjir, Begini Tips Aman Jika Terpaksa Lewati Genangan

Baca: Casio Luncurkan Jam tangan Terbaru, Ini Tipe dan Spesifikasinya

Baca: Mobil Dicuri dan Dibuang ke Jurang, Freddy Ngaku 3 Bulan Lalu Alarm Mobil Sempat Berbunyi Malam Hari

Polisi kemudian mendakwa sang ibu dengan pasal penipuan.

Seperti dilansir South China Mourining Post, anak yang disebut dengan nama keluarga Huang itu, ditemukan polisi dalam kondisi sehat dan selamat pada Selasa (4/12/2018) lalu.

Polisi mengatakan, wanita berusia 33 tahun itu sengaja membuat rencana untuk mengumumkan dan melaporkan ke polisi bahwa anaknya hilang.

Wanita itu menemui anaknya sepulang sekolah untuk naik kendaraan lain, lalu membuat laporan kehilangan kepada polisi pada Jumat (30/11/2018) sore pekan lalu.

Laporan itu kemudian menjadi perhatian serius polisi, karena wanita itu menawarkan hadiah 500 ribu Yuan atau lebih dari Rp 1 miliar untuk orang yang menemukan anaknya.

Setelah polisi menelusurinya dan sebuah operasi pencarian, ternyata anak itu bersembunyi di sebuah kampung.

Karena laporan palsu itulah, wanita itu kemudian ditahan polisi dan menghadapi dakwaan pasal penipuan berdasarkan undang-undang setempat.(*)

Penulis: nandrson
Editor: nandrson
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved