BATAM TERKINI

VIDEO - Tiga Pelaku Curas Ngaku Aparat BNN Lalu Peras Korbannya dan Dibuang di Pinggir Jalan

Pelaku curas yang mengaku sebagai anggota BNN meringis kesakitan ketika digiring polisi dalam ekspose perkara di Mapolres Barelang.

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Pelaku pencurian dengan kekerasan (curas) yang mengaku sebagai anggota BNN meringis kesakitan ketika digiring polisi dalam ekspose perkara di Mapolresta Barelang, Jumat (7/12/2018) siang.

Kapolresta Barelang Kombes Pol Hengki mengatakan, pelaku ditangkap Rabu 5 Desember 2018 lalu oleh tim Buser Macan Barelang.

"Ada tiga orang tersangka dalam kasus ini. Mereka Ha, Hr dan Rd. Memang mereka saat beraksi kerap mengatakan kalau dirinya adalah anggota BNN," terang Hengki.

Dari ketiga pelaku, dua orang ditangkap di sebuah hotel yang berada di kawasan Nagoya. Sementara satu pelaku ditangkap di pinggir jalan setelah dipancing pihak kepolisian.

Dari tangan tersangka, Polisi mengamankan sejumlah barang bukti. Di antaranya Airsoft guns untuk menakut-nakuti korban, kemudian parang, pisau dan sejumlah kunci motor.

Saat beraksi, pelaku ini membuntuti korbannya yang keluar dari kawasan Kampung Aceh, Kota Batam.

Baca: Ngaku Aparat BNN, 3 Pria Ini Tak Cuma Peras Uang Korban Tapi Juga Rampas Sabu dan Dipakai Pesta

Baca: Jadi Korban Aparat BNN Gadungan, 2 Wanita di Batam Diperdayai dan Diajak Nyabu Bareng di Hotel

Baca: Dituduh Bawa Narkoba, Musalmina Diborgol dan Dimasukkan Mobil Perampok yang Ngaku Petugas BNN

Baca: Anggota DPRD Batam Ini Sebut Warga Komplain Kualitas Pembangunan Infrastruktur di Batam Jelek

Setiba di kawasan Tanjung Piayu, pelaku kemudian mencegat korban dan membawanya ke atas mobil.

Di sana barulah mereka mengatakan kalau mereka adalah petugas dari BNN.

Bahkan ketiga pelaku ini tergolong sadis, mereka tidak segan mengikat pelaku di dalam mobil.

Setelah berhasil memeras, korban dibuang begitu saja di pinggir jalan. Sementara sepeda motor korban dibawa kabur pelaku.

"Modusnya seperti itu, setelah memaksa korban dan mendapat uang, korban langsung dibuang dipinggir jalan," terangnya.

Akibat perbuatan tersebut, pelaku dikenakan pasal 365 ayat 1,2,3 dengan ancaman hukuman maksimal sembilan tahun penjara. (koe)

Penulis: Eko Setiawan
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved