BATAM TERKINI

Sandera 2 Korban Wanita dan Diajak Nyabu, Simak 7 Fakta Pelaku Curas Berkedok Aparat BNN Gadungan

Aksi pelaku curas yang mengaku-ngaku sebagai anggota BNN tergolong sadis dan nekat. Simak 7 fakta dibalik kasus tersebut.

Sandera 2 Korban Wanita dan Diajak Nyabu, Simak 7 Fakta Pelaku Curas Berkedok Aparat BNN Gadungan
TRIBUNBATAM.id/EKO SETIAWAN
Tiga pelaku pemerasan yang mengaku aparat BNN menjalani ekspose di Mapolresta Barelang, Jumat (7/12/2018) 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Aksi pelaku pencurian dengan kekerasan (curas) yang mengaku-ngaku sebagai anggota BNN memang cukup nekat.

Selain mengaku sebagai anggota satuan dari instansi, para pelaku tidak segan mengikat dan memukul korbannya.

Tribunbatam.id mencoba merangkum beberapa fakta terkait kasus BNN bodong yang sempat menarik perhatian warga kota Batam.

1. Mengaku anggota BNN

Ketiga pelaku yakni Rd (36) Hr (40) dan Ha (38) merupakan kawanan perampok. Mereka juga pernah ditahan atas kasus kejahatan pencurian. Namun kali ini, ketiga pelaku beraksi dengan modus berpura-pura sebagai anggota BNN untuk memuluskan aksi pemerasannya.

Baca: Terekam CCTV, Begini Cara 2 Pelaku Bobol Rumah di Perumahan Taman Golf Residence Batam

Baca: Lihat Kunci Tergantung, SR Gasak Motor di Kavling Baru. Dibekuk Polisi Saat Hendak Jual Motor Curian

Baca: Ditinggal Ambil Batu, Seorang Bayi Masuk Gorong-gorong dan Hanyut. Begini Kronologinya

Baca: Berani Menantang Perang TNI, Simak Perbandingan Kekuatan KKB Pimpinan Egianus Kogoya dan TNI

Baca: PANIK, Penumpang Batik Air Memaksa Turun Karena Mesin Pesawat Mendadak Mati. Lihat Videonya

2. Intai Korban dari Kampung Aceh

Kampung Aceh salah satu kawasan yang sering disebut-sebut sebagai kampung Narkoba. Ketiga pelaku selalu mengintai para korban yang keluar dari sana. Setelah mendapatkan korban, kemudian para pelaku memeras korban dengan ancaman akan dipenjarakan jika tidak menuruti kehendaknya.

3. Bawa Airsoft Gun saat Beraksi

Untuk beraksi dan meyakinkan para korbannya, salah satu pelaku sering memperlihatkan senjata airsoft gun kepada korban. Dari pengakuan seorang pelaku, senjata tersebut ia dapatkan saat ia bekerja di kapal. Ia membeli senjata kepada nelyan asal Thailand Seharga Rp 2 juta.

4. Ambil Sabu dari Korban

Halaman
12
Penulis: Eko Setiawan
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved