Sengketa Maritim Perairan Tuas, Menhan Singapore Peringatkan Kapal Malaysia Keluar dari Wilayahnya

Setelah Menteri Transportasi Singapore memberi peringatan, giliran Menteri pertahanan Singapore mempringatkan kapal Malaysia untuk tidak masuk

Sengketa Maritim Perairan Tuas, Menhan Singapore Peringatkan Kapal Malaysia Keluar dari Wilayahnya
The Straits Times
Sebuah kapal patroli pantai Singapore mengusir kapal Malaysia di perairan Tuas yang menimbulkan ketegangan maritim antara kedua negara, dua minggu terakhir. Foto diambil tanggal 6 Desember 2018. 

TRIBUNBATAM,id, SINGAPORE - Sengketa maritim antara Singapore dan Malaysia di Perairan Tuas, perbatasan Singapore dengan Johor Bahru, masih belum dingin.

Setelah Menteri Transportasi Singapore memberi peringatan kepada pihak Malaysia, Kamis lalu, giliran Menteri pertahanan Singapore mempringatkan agar kapal-kapal Malaysia tidak memasuki wilayah Singapore.

Peringatan itu disampaikan Menteri Pertahanan Singapore Ng Eng Hen, Jumat (7/12/2018) melalui akun Facebooknya. 

"Pasukan keamanan kami telah bertindak dengan menahan diri meski terus-menerus mendapat gangguan dan provokasi. Warga Singapura cinta damai, tetapi saya sangat memperingatkan pelanggar untuk meninggalkan perairan teritorial Singapura," tulisnya.

Pernyataan Dr Ng muncul sehari setelah Menteri Transportasi Khaw Boon Wan mengatakan kepada kapal-kapal Malaysia yang telah melakukan 14 intrusi ke perairan Singapura dalam dua minggu terakhir, untuk mundur.

Sengketa perbatasan di wilayah tersibuk itu muncul sejak 25 Oktober 2018 lalu setelah pemerintah Malaysia mengklaim perairan Tuas sebagai wilayah mereka.

Baca: Sengketa Batas Pelabuhan, Hubungan Singapore dan Malaysia Memanas

Sementara menurut versi Singapore, wilayah yang diklaim ini sejak bertahun-tahun adalah wilayah perairan mereka. 

Klaim tersebut, menurut versi Singapore, terjadi setelah Malaysia memperluas pelabuhan Johor Bahru di wilayah sempit tersebut.

Khaw mengumumkan pada hari yang sama bahwa Siongapore juga telah memperluas batas pelabuhan sendiri dari Tuas, sebagai tanggapan terhadap perpanjangan perpanjangan pelabuhan di Malaysia baru-baru ini.

Hingga Jumat, masih ada tiga kapal Malaysia di perairan Singapura, kata seorang sumber, seperti dilansir TribunBatam.id dari The Straits Times.

Halaman
123
Penulis: Alfian Zainal
Editor: Alfian Zainal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved