BATAM TERKINI

Ramaikan Natal Dengan Panggung Boneka di Sekolah Minggu HKBP Batam Center

Perayaan natal Sekolah Minggu HKBP Batam Center horong kecil dimeriahkan dengan panggung boneka. Sesi ini dimasukkan dalam kotbah Natal.

Ramaikan Natal Dengan Panggung Boneka di Sekolah Minggu HKBP Batam Center
TRIBUNBATAM.id/ROMA ULY SIANTURI
Ramaikan Natal Dengan Panggung Boneka di Sekolah Minggu HKBP Batam Center 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Perayaan natal Sekolah Minggu HKBP Batam Center horong kecil dimeriahkan dengan panggung boneka. Sesi ini dimasukkan dalam kotbah Natal.

"Halo adik-adik kak Tika punya teman datang ke sini. Ayok kita panggil namanya Boas Simanjuntak tak tak tak, Boni, dan Tiur," ujar salah satu tim panggung boneka, Tika.

Baca: Berkas Kasus Pelangsir Solar Subsidi Belum Dilimpahkan ke Jaksa, Polisi Tunggu Keterangan Ahli

Baca: Pahami Pola Money Politik, Bawaslu Tanjungpinang Gelar Bimtek

Baca: Terkait Boat Nelayan Batam Ditabrak Marine Police Singapura, Dirpolair Tunggu Penjelasan Konjen

Baca: Kampung Bule Dipadati Pengunjung, Topomore Ajak Pengunjung Bernyanyi

Pantauan TRIBUNBATAM.id, anak-anak semakin antusias mendengar dan menjawab begitu firman Tuhan yang merupakan sebagai tema natal yakni "Yesus Kristus Hikmat bagi kita" berasal dari 1 Korintus 1 : 30a diceritakan dalam bentuk cerita.

Adapun sub tema yakni aku anak zaman now, teladan ku Tuhan Yesus dong.

"Teladan kita Tuhan Yesus, mulai sekarang jangan seperti si Boas, malas sekolah minggu, suka mengejek, malas pergi natal. Yesus teladan bagi kita, maka kita harus mengikuti segala apa yang dilakukan Yesus. Mari kita sambut kelahiran-Nya dengan merayakan sukacita natal dalam hidup kita," paparnya.

Anak Jaman Now Harus Dibarengi Dengan Doa

"Anak-anak jaman now harus dibarengi dengan berdoa," itulah yang diucapkan Pendeta HKBP Batam Center, Marjuang Sitindaon dalam kotbahnya di Natal Sekolah Minggu HKBP Batam Centre horong besar, Minggu (09/12/2018).

Dimana natal tersebut dilangsungkan sejak pukul 15.00 WIB.

"Anak-anak jaman now adalah anak yang pintar oleh sebabti itu harus meneladani Yesus. Meneladani Yesus berarti menghormati orangtua sepeerti titah kelima. Anak sekolah minggu juga tidak boleh pelit seperti cerita Yesus membagi-bagikan roti dan ikan kepada lima ribu orang," ujar Marjuang.

Berbeda dengan perayaan natal horong kecil, di natal horong besar ini diwarnai dengan tampilan-tampila fragmen kelas besar yaitu 5 dan 6. Dimana horong besar ini dimulai sejak anak kelas 3 hingga 6 SD.

Fragmen dibagi menjadi beberapa sesi yang dibuat seperti reporter yang sedang memberitakan keluarga yang patuh akan Yesus dan keluarga yang tidak patuh. Namun pada akhirnya keluarga tersebutpun bertobat dan mengikuti Yesus.

"Inti dari kotbah kita adalah Yesus mengasihi manusia dan dunia dari Markus 15:34. Yesus mati di kayu salib untuk menebus dosa-dosa manusia. Allah dalam Yesus mengasihi anak-anak sekolah minggu dan mengasihi dunia. Kiranya Tuhan memberkati kita dan Yesus jadi teladan bagi kita. Selamat Natal kita berdoa," papar Marjuang. (rus)

Penulis: Roma Uly Sianturi
Editor: Zabur Anjasfianto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved