BATAM TERKINI

VIDEO - Baru Bebas Penjara, Dua Residivis Diamankan Polisi Akibat Kejahatan yang Sama

Dari hasil pemeriksaan, pelaku sudah sering melakukan aksinya. Selain di Batam Kota, mereka juga pernah beraksi di kawasan Sekupang

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Dua residivis kasus pencurian yakni Haryadi (29) dan Sofyan (38) terpaksa harus kembali berurusan dengan hukum setelah Unit Reskrim Polsek Batam Kota berhasil membekuk pelaku di kawasan Nagoya.

Pelaku ditangkap karena adanya laporan seorang warga Batam yang mengaku kehilangan sepeda motor.

Apalagi, wajah kedua pelaku sempat terekam CCTV salah satu ruko di kawasan Sekupang.

Kapolsek Batam Kota AKP Ricky Firmansyah dalam ekspose perkara di Polsek Batu Kota, Senin (10/12/2018) siang mengatakan, salah satu pelaku terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas lantaran mencoba melawan petugas saat diamankan.

Baca: Polri Bantah Isu Operasi Militer di Papua. Kabid Humas Polda Papua: Murni Penegakan Hukum

Baca: Gara-gara Cintanya Ditolak, Seorang Pria 35 Tahun Tega Membunuh dan Memperkosa Gadis 15 Tahun

Baca: Tergoda Pesanan Pembeli, 2 Pria Ini Nekat Curi Motor Lagi Setelah Bebas dari Penjara

Baca: Seorang Warga Kesal, Urus e-KTP di Batuaji Sudah Setahun Belum Kelar Juga. Ternyata Ini Sebabnya

"Ada dua orang yang kita amankan. Mereka dua-duanya residivis kasus yang sama. Satu orang kita lumpuhkan karena mencoba melawan petugas," sebut Ricky menerangkan.

Menurut Ricky, dari hasil pemeriksaan ternyata pelaku sudah sering melakukan aksinya. Selain di wilayah Batam Kota, mereka juga pernah beraksi di kawasan Sekupang dan Batuaji.

Mirisnya lagi, dua pelaku juga baru bebas penjara atas kasus yang sama.

"Modusnya itu dengan menggunakan kunci T yang dia buat sendiri. Tidak butuh waktu lama bagi dia untuk melakukan aksinya ini. Setelah kunci motor dirusak, kemudian pelaku langsung bawa kabur motor tersebut," sambungnya.

Atas perbuatan tersebut, pelaku dikenakan pasal 363 tentang pencurian dengan ancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara.

Pantauan Tribun Batam di lapangan, salah satu pelaku terlihat sedikit menekukkan kaki ketika berjalan. Hal tersebut dikarenakan kaki pelaku masih sakit karena tertembus timah panas.

Sejauh ini, kedua pelaku masih menjalani pemeriksaan oleh pihak kepolisian. Selain itu, polisi juga masih mendata kemana saja barang-barang hasil curian itu dilempar. (koe)

Penulis: Eko Setiawan
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved