BINTAN TERKINI

Angin di Bintan dan Tanjungpinang Masih Variabel, Camat Ingatkan Warga Berhati-hati

Musim angin utara merupakan istilah yang diberikan masyarakat pesisir di Kepri terkhusus di Bintan atas fenomena cuaca yang berubah ubah.

Angin di Bintan dan Tanjungpinang Masih Variabel, Camat Ingatkan Warga Berhati-hati
Ilustrasi angin 

TRIBUNBINTAN.COM, BINTAN - Peristiwa tenggelamnya warga saat berenang di laut, Senin (11/12/2018) malam di daerah pesisir Trikora menjadi perhatian Camat Gunung Kijang Arief Sumarsono.

Selaku camat, Arief mengaku agar warga berhati-hati beraktivitas di laut. Terlebih lagi saat tengah beranjak ke musim angin utara.

"Tanpa mengurangi rasa duka kita atas musibah yang dialami warga kita. Kita juga tak lupa menghimbau agar berhati-hati beraktivitas di laut," kata Arief Sumarsono, Selasa (11/12/2018).

Musim angin utara merupakan istilah yang diberikan masyarakat pesisir di Kepri terkhusus di Bintan atas fenomena cuaca yang berubah-ubah.

Biasanya musim tersebut hadir di akhir tahun hingga awal tahun. Ditandai dengan intensitas hujan tinggi, gelombang laut kuat, dan angin kencang.

Baca: Pelaku Curanmor Ini Nekat Jual Motor Curian Online Lewat Forum Jual Beli Batam. Begini Modusnya!

Baca: Seorang Warga Bintan Tenggelam Saat Berenang di Pantai. Ditemukan Sudah Tak Bernyawa

Baca: Bupati Bintan Apri Sujadi Dapat Penghargaan Anugerah Peduli HAM. Hari Ini Diserahkan Wapres JK

Baca: Media Asing Sebut Ezra Walian Berpeluang jadi Bintang Masa Depan Timnas Indonesia

Pantauan TRIBUNBATAM.id di kawasan Trikora Selasa siang, angin kuat mulai terasa meski oleh nelayan masih dinilai relatif normal. Artinya, nelayan masih bisa melaut dengan relatif lancar.

"Ini tanda-tanda lagi mau musim angin kuat, sering hujan, lalu anginnya biasanya kadang kadang kencang, kadang kembali normal," kata Laudin, nelayan di Trikora.

Sejumlah kelong milik nelayan lokal tampak terlihat berjejeran menepi di tepi pantai.

Badan Meterologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Tanjungpinang menjelasan, angin di wilayah Bintan dan Tanjungpinang untuk saat ini masih bersifat variabel berubah-ubah.

Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Tanjungpinang, Dira Utama mengatakan, sebenarnya istilah angin utara lebih pada penamaan lokal. Istilah itu hanya berlaku di wilayah Kepri dan sekitarnya.

Halaman
12
Penulis: Aminnudin
Editor: Zabur Anjasfianto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved