TNI dan Polri Kejar KKB di Nduga Papua, Wiranto: Menyerah atau Kita Habisi Mereka

Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto tidak mau kompromi dengan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pelaku pembantaian di Nduga

TNI dan Polri Kejar KKB di Nduga Papua, Wiranto: Menyerah atau Kita Habisi Mereka
Tribunnews.com/Imanuel Nicolas Manafe
Menko Polhukam Wiranto di Istana Merdeka, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Jumat (4/11/2016) malam. 

TRIBUNBATAM.id - Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto tidak mau kompromi dengan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pelaku pembantaian di Nduga Papua.

Wiranto mengatakan, tim gabungan TNI dan Polri masih terus melakukan pengejaran terhadap KKB yang dinilai sebagai pengacau negara.

Oleh karenanya, Wiranto mengeluarkan perintah tegas yakni 'habisi.'

"Kita kejar, kita habisi mereka (KKB). Jangan sampai mengganggu kepentingan negara yang besar ini, jangan mengganggu persatuan negara ini," kata Wiranto saat ditemui di Hotel Grand Sahid, Jakarta, Kamis (13/12/2018).

Wiranto mengatakan, menurut hukum yang tertuang dalam Undang-Undang, dibenarkan bagi TNI dan Polri mengejar dan "menghabisi" mereka.

Baca: Dengan Tangan Bergetar, Irawan Maulana Ceritakan Pengalamannya Lolos dari Pembantaian KKB di Papua

Baca: TNI Polri Tembak 3 Anggota KKB Tewas saat Operasi Kejar Kelompok Separatis Papua

Namun, akan lebih baik lagi jika masalah dapat diselesaikan dengan cara yang baik.

Apalagi, jika kemudian kelompok ini sadar untuk tidak lagi melakukan aksi kekerasan dan pembunuhan, serta mau kembali ke pangkuan NKRI.

"Kalau mereka sadar kembali ke pangkuan Ibu Pertiwi, bagus. Tapi kalau tidak bisa, mengorbankan masyarakat banyak, mengganggu kepentingan nasional, mengganggu stabilitas nasional, ya tindak tegas, tidak ada lain," tandas Wiranto.

Wiranto meminta publik tidak meributkan persoalan ini.

Sebab, tim gabungan terus bertindak untuk menyelesaikan permasalahan.

Halaman
12
Editor: Agus Tri Harsanto
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved