Cinta Mati Hubungan Terlarang Keponakan dan Bibi, Akhiri Hidup dengan Racun Rumput
Sepasang sejoli yang merupakan bibi dan keponakan mengakhiri hidup mereka dengan racun pembasmi rumput di sebuah pos pantau kebun sawit
TRIBUNBATAM.id, SANGGAU - Sepasang sejoli, bibi dan ponakan, ditemukan tewas di pos pantau kebun sawit, Blok C09/C11 Kebun Inti PT MSP Timur, Dusun Lais, Desa Lalang, Kecamatan Tayan Hilir, Sanggau, Kalimantan Barat, Senin (10/12/2018) sore.
Keduanya bibi berinisial WGI (34) dan keponakannya, IW (38).
Keduanya diduga nekat bunuh diri bersama akibat hubungan terlarang mereka yang berakibat WGI hamil.
Kapolres Sanggau, AKBP Imam Riyadi, melalui Kasat Reskrim Polres Sanggau, AKP Haryanto menjelaskan, ked ua mayat tersebut ditemukan sekira pukul 17.00 WIB.
Polsek Tayan Hilir menerima laporan dari Manajemen PT MSP Timur bahwa ada dua mayat ditemukan di pos pantau kebun sawit tersebut.
Dari hasil penyelidikan polisi, pada Hari Kamis pekan sebelumnya (29/11/2018), IW meminta izin kepada orangtuanya meninggalkan rumah di Dusun Lais, Desa Lalang.
Baca: Longsor di Tobasa Sumatera Utara, 8 Tewas, 2 Hilang. Kakek Hingga Cucu Tak Bisa Selamatkan Diri
Baca: Bupati Cianjur Terjerat Suap, Kakak Ipar pun Ikut Menyerahkan Diri ke KPK
Diduga IW pergi untuk menemui MGI karena sepekan kemudian, IW dan MGI ditemukan telah menjadi mayat.
“Kondisi mayat inisial MGI dalam keadaan hamil lima bulan,” ucap AKP Haryanto.
“Kondisi wajah kedua mayat dalam keadaan gosong, sudah mulai membengkak, ” jelas Kasat.
Di dekat ke dua mayat tersebut juga ditemukan racun pembasmi rumput di dalam botol minuman.
Ditemukan juga beberapa lembar surat wasiat dari kedua korban.
Surat wasiat tersebut berbahasa Tayan, berjumlah 19 lembar, namun tidak dijelaskan isi surat wasiat tersebut.
namun, kemolisian menyimpulkan bahwa IW dan MGI diduga bunuh diri bersama dengan cara meminum racun pembasmi rumput.
“Keduanya mungkin melakukan hubungan terlarang, tetapi masih kita selidiki,” katanya.
Dalam foto-foto yang diperoleh oleh Tribunpontianak.co.id, mayat keduanya tergeletak di dalam pos jaga.