Ini Penyebab Kebakaran Kapal Tanker di Perairan Depan Dermaga Batu Ampar Batam

ABK kapal berusaha memadamkan api dengan menggunakan pemadam poteble (foam) sebanyak 5 buah botol

Ini Penyebab Kebakaran Kapal Tanker di Perairan Depan Dermaga Batu Ampar Batam
ISTIMEWA
Kapal Tanker KM. Avetador terbakar di perairan depan Dermaga Batu Ampar Batam. 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Kapal Tanker Aventador GT 296 yang terbakar di depan dermaga Batu Ampar ini disebabkan oleh generator listrik yang konselt dibagian deck, Sabtu (15/12/2018).

Saat itu, sempat terjadi ledakan dibagian deck dua generator yang membuat api menyala, membakar material disekitar generator hingga membesar, sehingga mengakibatkan seluruh ruangan deck kapal terbakar.

Hal ini disampaikan Dirpolairud Polda Kepri, Kombes Pol Benyamin Sapta.

Ia menyebutkan, saat itu sekitar pukul 07.30 Wib pagi. ABK kapal menghidupakan generator listrik, saat menghidupkan terjadi konsleting listrik yang menimbulkan ledakan serta api yang menyala.

"ABK kapal berusaha memadamkan api dengan menggunakan pemadam poteble (foam) sebanyak 5 buah botol, namun saat itu pemadaman yang dilakukan belum bisa menjinakan api," katanya, Sabtu (15/12/2018).

Baca: BREAKINGNEWS. Kapal Tanker Terbakar di Perairan Depan Dermaga Batu Ampar Batam

Baca: Bencana Longsor di Halado Toba Samosir, Petugas Temukan Lagi Satu Jenazah. Korban Bertambah 9 orang

Baca: Info Zodiak 15 Desember 2018, Taurus Jangan Boros, Sagitarius Lagi Beruntung

Kapal yang terbakar dengan posisi lego jengkar disekitaran titik 01°09'52"U - 103°58'42"T dengan muatan kosong ini pun memanggil stasiun VTS chanel 16 untuk meminta pertolongan.

"Nahkoda kapal langsung meminta pertolongan. Saat itu juga Kapal Airud KP. BALADEWA 8002, KP 1002 ditpolairud Kepri, KP Resta Barelang, Kapal TNI AL KRI Mapor, Kapal KPLP KNP 376,  KNP 330, serta Tugboat Agility Princes, Panindo 02, dan Sinerfi Sakses melakukan pertolongan," ujarnya.

Usai memadamkan api. ABK kapal yang berjumlah 5 orang beserta Nahkoda langsung dievakuasi dan dimintai keterangan oleh jajaran Ditpolairud Polda Kepri.

"Kapten kapal bernama Ari Sahputra (34) asal Medan, KKM bernama Didik Junianto(56)asal Medan, Juru mudi bernama Satrio Nur asal Medan, Juru mudi bernama Saripudin(40) asal Medan, serta Oiler bernama Yusdiansyah(47) asal karimun. Seluruhnya dalam keadaan selamat," sebutnya. (dra)

Penulis: Endra Kaputra
Editor: Rio Batubara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved