BINTAN TERKINI

Begini Kronologi Insiden Pemuda Tenggelam di Pantai Trikora Bintan

Saat berenang, Deni, salah satu mahasiswa mendadak meminta tolong karena mengalami kram di bagian kaki. Teman korban pun meminta tolong kepada petugas

Begini Kronologi Insiden Pemuda Tenggelam di Pantai Trikora Bintan
TRIBUNBATAM.id/AMINUDDIN
Salah satu korban tewas tenggelam di Pantai Trikora Kabupaten Bintan, saat dievakuasi Basarnas dan petugas kepolisian, Selasa (18/12/2018) 

TRIBUNBINTAN.COM, BINTAN - Kejadian tenggelam di pantai Trikora, tepatnya Trikora IV cukup mengejutkan.

Informasi terhimpun, sebelum peristiwa tersebut, pukul 11.00 WIB, ada 25 mahasiswa dari salah satu kampus di Bintan semester 3 berlibur ke pantai Trikora Selasa (18/12/2018) pagi.

Saat siang, pukul 12.30 WIB, enam dari 25 mahasiswa memutuskan berenang. Mereka yakni Zahir, Rafiq, Sofyan, Syaiful, Septian dan Deni.

Saat berenang, Deni, salah satu mahasiswa mendadak meminta tolong karena mengalami kram di bagian kaki. Teman korban pun meminta tolong kepada petugas bagian lapangan resort lokasi mereka berenang.

Petugas lapangan, atas nama Ahmad kemudian cepat datang memberikan bantuan.

Baca: Satu Orang Tewas di Pantai Trikora Bintan, Empat Pemuda Tenggelam Sempat Dilarang Main di Pantai

Baca: Tindak Lanjut Peleburan BP Batam. Ini Beberapa Rencana ke Depan untuk Batam

Baca: Paul Pogba Mendadak Hapus Foto di Twitter usai Mourinho Tinggalkan Manchester United

Baca: Gagal Gaet Luis Milla, Persib Cari Pengganti Mario Gomez. Miljan Radovic Masuk Bursa Pelatih

Di saat memberikan bantuan kepada Deni, gulungan ombak datang tiba-tiba dan menyeret lima kawan Deni. Diantara mereka, Rafiq terseret paling jauh. Ia pun lekas ditolong dan tubuhnya ditarik ke darat. Tubuhnya lemas saat ditarik ke darat dan langsung dilarikan ke Puskesmas kawal.

Usai menyelamatkan Rafiq, rekan korban berkumpul satu per satu di lokasi. Saat ngumpul, ternyata satu dari rekan mereka, yakni Zahir tidak ada di antara rombongan. Rekan korban atas nama Sufyan bertanya ke kawan-kawannya ke mana Zahir. Menyadari Zahir sejak tadi tidak ada, korban pun dicari beramai-ramai.

"Ternyata korban (Zahir) tidak ada. Rekan-rekan korban kemudian sadar bahwa teman mereka atas nama Zahir juga menjadi korban," kata Aiptu L Manik salah satu anggota Polsek Gunung Kijang.

Zahir pun dicari oleh rekan rekannya dibantu anggota polisi, petugas PMI, Basafnas, Satgana yang kemudian datang ke lokasi insiden tenggelam pasca mendapatkan laporan adanya insiden.

Saat dicari, sekitar pukul 14.20 WIB, tubuhnya mendadak ditemukan timbul ke permukaan tergolej di tepi pantai dengan posisi badan terlungkup.

Korban pun dibantu beramai ramai dievakuasi dari pantai dan dilarikan ke RSUP Tanjungpinang. Nyawanya tak terselamatkan.(min)

Berikut data mahasiswa yang menjadi korban :

1. Zahir, 19 tahun, mahasiswa dan warga Toapaya Asri (Meninggal dunia)
2. Rafiq, 20 tahun, mahasiswa, Toapaya Asri.(Kritis)
3. Deni, 19 tahun, mahasiswa

Penulis: Aminnudin
Editor: Zabur Anjasfianto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved