BATAM TERKINI

Harus Jalan 2 KM Terobos Hutan, Simak Kisah Pilu 47 TKI Ilegal yang Tertangkap Aparat di Batam

Meski tahu akan berstatus sebagai TKI ilegal, ternyata perjuangan 47 orang yang berhasil diamankan Polisi KKP Batam di Jembatan 4 Barelang.

Harus Jalan 2 KM Terobos Hutan, Simak Kisah Pilu 47 TKI Ilegal yang Tertangkap Aparat di Batam
ISTIMEWA
Unit Reskrim Polsek KKP Batam menggagalkan penyelundupan 47 TKI ilegal di Pantai Pasir Panjang Mongak Jembatan 4 Barelang Senin (17/12/2018) sekira 02.00 WIB dinihari. 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Meski tahu akan berstatus sebagai TKI ilegal, ternyata perjuangan 47 orang yang berhasil diamankan Polisi KKP Batam di Jembatan 4 Barelang, Senin (17/12/2018) tak mudah.

Untuk bisa bekerja di luar negeri, para calon TKI ilegal ini harus melawan maut dan melalui proses yang sangat rumit.

Dari pengakuan salah satu TKI yang diamankan Kepolisian Kawasan Pelabuhan (KKP) kepada penyidik, mereka harus berjalan kaki selama dua jam dari jalan aspal menuju tepi pantai yang ada di kawasan Jembatan 4 Barelang.

Perjalanan malam hari itu mereka lewati dengan penerangan seadanya. Bahkan mereka tidak memikirkan lagi selama di perjalanan akan bertemu binatang melata atau binatang berbisa yang sewaktu-waktu bisa saja membunuh mereka.

Baca: Tiket Citilink Batam - Medan Tanggal 20 Sampai 31 Desember Habis

Baca: BNP2TKI Kehabisan Anggaran, 47 TKI Ilegal yang Gagal Diselundupkan Baru Bisa Dipulangkan Tahun Depan

Baca: PENGINAPAN MURAH BATAM - Asrama Haji BP Batam Tawarkan Penginapan Murah. Harga Mulai Rp 250 Ribu

Baca: KABAR GEMBIRA! Pemprov Kepri Bakal Buka Rute Kapal Roro Tanjungpinang - Malaysia

Bukan itu saja, saat sampai di tengah hutan rombongan TKI ilegal tersebut harus menyeberangi perairan yang tingginya hampir dada orang dewasa.

Walaupun basah kuyup, namun tekat mereka untuk mengubah nasib di negeri orang tidak tergentarkan.

"Itu pengakuan mereka kepada penyidik. Mereka harus berjalan melewati hutan selama dua jam. Baru mereka sampai ke titik pantai di mana nantinya mereka akan diberangkangkatkan ke Malaysia," sebut Kanit Reskrim Polsek KKP Iptu Yusuf Riadi, Rabu (19/12/2018).

Memang para TKI itu masuk ke Malaysia secara ilegal alias kosong. Mereka tidak butuh surat-surat resmi untuk bekerja di sana. Menurut mereka, dengan membayar Rp 1,5 juta, mereka bisa sampai di Malaysia dan bekerja di sana.

"Mereka tidak mau bikin paspor karena ada yang pernah dicekal masuk. Ketika punya paspor merek tidak memperpanjang atau bermasalah di sana. Makanya mereka masuk lewat belakang," tegas Yusuf.

Pada saat penangkapan, menurut Yusuf, para TKI ini sudah lebih dahulu sampai ke TKP penjemputan.

Setelah ditunggu-tunggi kapal yang akan membawanya tidak datang-datang dan akhirnya polisi membawa para TKI ke Polsek KKP untuk diperiksa lebih lanjut. (koe)

Penulis:
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved