BATAM TERKINI

Amsakar Achmad : Jangan Bangun Persepsi Negatif Terkait Pemilu 2019

Wakil Walikota Batam Amsakar Achmad, menghimbau masyarakat untuk tidak membangun persepsi negatif dalam kontestasi Pemilu 2019 nanti.

Amsakar Achmad : Jangan Bangun Persepsi Negatif Terkait Pemilu 2019
Wakil Walikota Batam, Amsakar Achmad. TRIBUN BATAM/ENDRA KAPUTRA 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Wakil Walikota Batam Amsakar Achmad, menghimbau masyarakat untuk tidak membangun persepsi negatif dalam kontestasi Pemilu 2019 nanti.

Hal ini disampaikan Amsakar dalam kegiatan pembakaran E-KTP di Sekupang, Kamis (20/12/2018).

"Saya ingin katakan khususnya Pemilu nasional nanti, tidak usah dibangun presepsi yang memunculkan stigma negatif itu. Karena ke empat calon kita merupakan putra terbaik bangsa," tuturnya.

Lanjut Amsakar menegaskan, bahwa suatu bangsa tidak akan bisa menjadi hebat kalau tidak bisa menghormati pemimpin dan calon pemimpin sendiri.

"Harusnya kita tonjolkan kehebatan dari empat calon pemimpin kita. Kita harus memiliki rasa hormat terhadap calon pemimpin negara ini. Jangan pernah berpikir negara ini akan hebat, kalau kita tidak menghormati calon pemimpin negara sendiri," ungkapnya.

Baca: Namanya Disebut dalam Tayangan Mata Najwa Soal Pengaturan Skor, Begini Respon Maman Abdurrahman

Baca: PSSI Ungkap Alasan Tunjuk Simon McMenemy Jadi Pelatih Timnas Indonesia, Terkait Track Record

Baca: INFO CPNS 2018 - Pengumuman Hasil SKB CPNS 2018 Kominfo Bisa Dicek Disini

Baca: Takut Ditagih Utang Rp 274 Juta yang Habis Untuk Foya-foya, Pria Ini Pura-pura Mati

Terkait dengan kegiatan pembakaran E-KTP yang dilakukan oleh Disdukcapil Batam, Amsakar hanya ingin meluruskan isu-isu negatif yang beredar di kalangan masyarakat.

"Saya sebenarnya hanya meluruskan agar kita tidak mis interprestasi kegiatan kita sekarang ini. Karena itu kami mengundang Bawaslu, KPU dan dari seluruh rekan-rekan SKPD," ujarnya.

Amsakar juga membeberkan, potensi penyalahgunaan E-KTP dalam kontestasi pemilu 2019 di Batam sangatlah kecil.

"Khusus untuk di Batam, tidak dimungkinkan E-KTP nya disalah gunakan dalam memilih. Karena namanya sudah terdaftar, kecuali yang sudah pergi keluar Batam dan kemudian tidak diurus itu, itu bisa berpotensi. Namun potensi itu sangat kecil sekali," tegasnya. (drs)

Penulis:
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved