Kasi Pidsus Kejari Tanjungpinang Meradang. Sebut Wartawan Tanya Korupsi Seperti Merampok

"Hei tanya seperti merampok saja," kata Budi Sastera dengan nada geram kepada wartawan Kamis usai pemusnahan barang bukti hasil Tegahan Bea dan cukai

Kasi Pidsus Kejari Tanjungpinang Meradang. Sebut Wartawan Tanya Korupsi Seperti Merampok
TRIBUNBATAM.id/WAHIB WAFA
Kasi Pidus Kejari Tanjungpinang Budi Sastera 

TRIBUN.BATAM.id, TANJUNGPINANG- Nyaris tutup tahun 2018, Kejari Tanjungpinang tak menghasilkan satupun produk korupsi. Meski dalam dinamikanya sejumlah kasus dugaan korupsi di wilayah hukum Kota Tanjungpinang, Kejari Tanjungpinang padat dengan Pemeriksaan.

Budi Sastera Kepala Seksi pidana Khusus (Kasipidsus) Kejari Tanjungpinang meradang ketika ditanya terkait produk korupsi yang ditanganinya. Bahkan ia menyebutkan wartawan bertanya seperti merampok.

"Hei tanya seperti merampok saja," kata Budi Sastera dengan nada geram kepada wartawan Kamis usai pemusnahan barang bukti hasil Tegahan Bea dan cukai Tanjungpingpinang di TPA Ganet Tanjungpinang Timur, Kamis (20/12/2018).

Ia bergegas pergi meski wartawan coba menanyakan dengan baik-baik kepada Kasipidsus. Nampaknya ia tidak bersedia dengan alasan cara komunikasi wartawan yang buruk kepadanya.

Baca: Doa Untuk Orangtua, Ucapan, Puisi Bahasa Inggris dan Artinya di Hari Ibu

Baca: Indonesia Masuk Darurat Narkoba, Ada 26.540 Penyalahgunaan di Kepri

Baca: Jelang Natal dan Tahun Baru, Tiket ke Medan Untuk Dua Maskapai Ini Sudah Habis

Baca: Tidak Buat Dakwaan Tipiring, Polisi Sempat Bingung Ditanya Hakim. 5 Warga Dihukum Denda Rp 800 Ribu

Termasuk saat hendak ditanyai sejumlah kasus yang ditangani Kejari Tanjungpinang. Seperti diketahui pihaknya memeriksa sejumlah kasus seperti Dinas pendidikan Kota Tanjungpinang dengan memeriksa lebih kurang 10 orang, perusahaan home produksi swasta di Tanjungpinang dan Dinas PUPR.

Ia yang pergi lantas balik kembali dan mengatakan bahwa Budi Sastera datang ke acara tersebut untuk menghadiri pemusnahan, bukan bertemu wartawan.

"Saya datang ke sini untuk undangan acara ini bukan kamu," kata Budi Sastera lagi.

Sementara itu Asisten Tindak Pidana khusus (Aspidsus) Kejati Kepri Fery Tas menuturkan bahwa pengguna kasus korupsi di tingkat Kejari tidak boleh kendor dalam menjalankan tupoksinya dengan inovasi dan kreativitas khususnya bidang Pidsus.

"Penegakan hukum Tipikor di daerah tidak boleh kendor dan harus mengangkang inovasinya. Kajari juga harus berani melakukan terobosan. Untuk tetap produktif dalam penegakan hukum Tipikor mesti ditempuh cara-cara yang lebih dalam menggali potensi sumber daya manusia (SDM) sebagai sebuah tantangan," kata Feri Tas.

SDM yang terbatas sehingga sebuah tantangan dengan memaksimalkan semua unsur yang ada menjadi sebuah peluang untuk bekerja lebih berkualitas. (wfa)

Penulis: Wahib Wafa
Editor: Zabur Anjasfianto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved