Tertantang Isu Pengaturan Skor di Liga Indonesia, Tito Karnavian Pimpin Satgas untuk Usut Kasus Ini

Tito Karnavian juga mengungkapkan keprihatinannya saat mendengar adanya match fixing atau pengaturan skor dalam persepakbolaan Indonesia

Tertantang Isu Pengaturan Skor di Liga Indonesia, Tito Karnavian Pimpin Satgas untuk Usut Kasus Ini
Tribunnews.com
Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian 

TRIBUNBATAM.id, JAKARTA - Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia ( Kapolri) Jenderal Tito Karnavian, akan memimpin secara langsung satgas yang sudah dibentuk untuk mengusut kasus pengaturan skor dalam sepak bola Indonesia.

Hal itu disampaikan Kapolri Jenderal Tito Karnavian saat hadir dalam acara Mata Najwa yang bertajuk " PSSI Bisa Apa Jilid 2", Rabu (19/12/2018).

Tito Karnavian juga mengungkapkan keprihatinannya saat mendengar adanya match fixing atau pengaturan skor dalam persepakbolaan Indonesia.

Baca: Bukan Ratusan Juta, Jumlah Uang yang Diamankan KPK dalam OTT Pejabat Kemenpora & KONI, Rp7 Miliar

Baca: Hasil Piala Liga Inggris Arsenal vs Tottenham Hotspur - Duet Maut Son-Dele Alli Bungkam Arsenal

Baca: Hasil FIFA Club World Cup 2018 Kashima Antlers vs Real Madrid - Gareth Bale Hattrick Madrid ke Final

Baca: Hasil Piala Liga Inggris Chelsea vs Bournemouth - Gol Tunggal Eden Hazard Antar Chelsea ke Semifinal

"Dengan isu-isu match fixing saya prihatin. Tapi sampai saat ini sepertinya belum pernah dibuktikan," ujar Tito Karnavian.

Karena belum pernah dibuktikan, Tito merasa tertantang untuk membongkar kasus tersebut.

Dia memberikan apresiasi kepada Manajer Madura FC Januar Herwanto, Manajer Persibara Banjarnegara Lasmi Indaryani, dan Manajer Persekam Metro FC Bambang Suryo yang berani membuka informasi mengenai mafia match fixing di Indonesia.

"Apa yang kita lihat dan dengar, saya pribadi memberi apresiasi luar biasa karena ini bisa untuk menjadi pintu untuk membuka masalah ini," tuturnya.

Penjelasan dari mereka bisa menjadi pintu masuk karena adanya bukti yang diberikan.

Bahkan Tito menyebut kalau kasus yang diderita oleh Lasmi Indaryani merupakan kejahatan penipuan.

Tito kemudian memberikan penjelasan cara kerja satgas yang sudah dibentuk.

Halaman
12
Editor: nandrson
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved